LetterNews
03 November 2026
04:27 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
15 June 2026 06:29 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 15 June 2026, 06:29 WITA

Rajut Kebersamaan di Rumah Singgah Jembrana: Bantuan Sembako Dermawan Hadirkan Dapur Hangat untuk Keluarga Pasien

Foto: Bantuan yang diserahkan oleh seorang dermawan bernama Ibu Era tersebut berupa beras, telur, dan mi instan. Menurut Yunita

JEMBRANA, Letternews.net – Suasana penuh kekeluargaan dan kehangatan menyelimuti Rumah Singgah Kabupaten Jembrana. Beban hidup para keluarga yang tengah berjuang mendampingi pasien berobat kini terasa sedikit lebih ringan. Hal itu terjadi setelah seorang dermawan secara tulus menyalurkan bantuan berupa bahan pokok yang kini dimanfaatkan bersama oleh para penghuni rumah singgah.

Bantuan ini tidak hanya sekadar mengisi stok logistik di dapur umum. Lebih dari itu, aksi sosial ini menjadi pemantik semangat kebersamaan. Dapur rumah singgah yang tadinya sunyi kini berubah dinamis, di mana para penunggu pasien bergotong royong memasak hidangan untuk dinikmati bersama-sama.

[irp]

Dapur Rumah Singgah Jadi Ruang Berbagi dan Penguat Moral

Kegiatan memasak bareng ini menjadi ruang katarsis dan tempat berbagi bagi mereka yang sedang menghadapi masa-masa sulit. Di sela-sela mengolah bahan makanan, para penghuni saling bertukar cerita, memberikan dukungan psikologis, serta saling menguatkan dalam menghadapi proses pengobatan keluarga mereka yang tengah terbaring sakit.

Petugas Rumah Singgah Jembrana, Yunita, saat dihubungi pada Minggu (14/6/2026), menyatakan bahwa inisiatif berbagi dari para donatur ini memiliki dampak yang sangat berarti bagi psikologis dan finansial penghuni.

  • Efisiensi Biaya: Membantu memangkas pengeluaran biaya konsumsi harian bagi keluarga pasien yang mayoritas berasal dari kalangan ekonomi kurang mampu.

  • Ikatan Emosional: Berhasil menciptakan suasana kekeluargaan yang erat, membuat para penunggu pasien merasa tidak sendirian dalam berjuang melewati masa kritis.

Bantuan yang diserahkan oleh seorang dermawan bernama Ibu Era tersebut berupa beras, telur, dan mi instan. Menurut Yunita, sebelum bantuan ini datang, kepedulian serupa juga sempat disalurkan oleh komunitas Gereja setempat.

“Bantuan ini sangat bermanfaat karena bisa dimasak bareng-bareng di dapur rumah singgah. Ini juga menghemat pengeluaran harian keluarga penunggu pasien, sehingga mereka tidak perlu lagi membeli makanan di luar,” jelas Yunita secara terperinci.

[irp]

Bupati Jembrana Apresiasi Gerakan Solidaritas Sosial di Rumah Singgah

Di sisi lain, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas aksi nyata yang ditunjukkan oleh para dermawan tersebut. Bupati menegaskan bahwa gerakan berbagi ini adalah wujud konkret dari kepedulian sosial yang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat saat ini.

Pemerintah Kabupaten Jembrana sendiri memang telah memfasilitasi area belakang rumah singgah dengan fasilitas dapur bersama. Dapur ini sengaja disiapkan agar masyarakat yang memiliki rezeki lebih bisa menyalurkan bahan makanan untuk dimasak bersama oleh para penunggu pasien.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para dermawan yang telah peduli dan berbagi dengan sesama. Gerakan ini sangat luar biasa karena tidak hanya meringankan beban kebutuhan pokok, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas sosial di tengah keluarga pasien kita. Semoga kebaikan ini menjadi teladan bagi kita semua untuk terus memupuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan,” ujar Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan.

Semangat gotong royong yang tercipta dari kepulan asap dapur rumah singgah ini diharapkan dapat terus terjaga secara konsisten. Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa di Kabupaten Jembrana, kepedulian antarsesama tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan.

Editor: Rudi.