LetterNews
02 November 2026
23:59 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
08 September 2026 23:00 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 08 September 2026, 23:00 WITA

Persiapan UDG XXXIII Bali Capai Tahap Akhir, Misi Pertahankan Gelar Juara Umum Tingkat Nasional

Foto: Tim Kurator UDG XXXIII, Prof. Dr. I Made Surada, M.A.

DENPASAR, Letternews.net – Pelaksanaan Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Mengusung tema Dharmagita Atmanam Dharma, ajang seni dan sastra keagamaan Hindu bergengsi ini siap digelar pada 11–16 September 2026 dan dipusatkan di Taman Budaya Art Center Denpasar.

Gubernur Bali Wayan Koster dijadwalkan membuka secara resmi UDG XXXIII pada Jumat (11/9/2026). Ajang ini menjadi tahapan krusial untuk menjaring duta-duta terbaik yang akan membawa nama Bali pada UDG Tingkat Nasional 2027 di Sulawesi Tengah.

“UDG tahun 2026 ini dirancang untuk mencari Juara I yang nantinya mewakili Bali di tingkat nasional di Sulawesi Tengah. Persiapan telah berjalan sejak Juli melalui pembinaan intensif oleh Widyasaba di sembilan kabupaten/kota,” ungkap Anggota Tim Kurator UDG XXXIII, Prof. Dr. I Made Surada, M.A., Selasa (8/9/2026).

[irp]

11 Bidang Lomba dan Sorotan Khusus Dharmawacana Bahasa Inggris

Terdapat 11 bidang lomba dengan 37 kategori yang dipertandingkan, meliputi membaca sloka, palawakya, kakawin, kidung, nyanyian keagamaan Hindu, gaguritan, dharmawacana (bahasa Bali & Inggris), menghafal sloka, dharmawiwada, hingga dharmacarita.

Kategori dharmawacana bahasa Inggris menjadi perhatian khusus mengingat posisi Bali sebagai destinasi pariwisata dunia yang membutuhkan penceramah agama berkemampuan bahasa internasional. Sementara itu, untuk materi dharmawacana di tingkat provinsi tetap menggunakan bahasa Bali guna penguatan bahasa daerah, sebelum diaihbahasakan ke bahasa Indonesia saat tampil di tingkat nasional.

[irp]

Catatan Kesenjangan Pendanaan dan Pengiriman Peserta Daerah

Di tengah persiapan yang kian matang, Prof. Surada memberikan catatan kritis terkait belum meratanya partisipasi kabupaten/kota akibat kendala anggaran:

  • Partisipasi Penuh: Kabupaten Badung menjadi satu-satunya daerah yang mengirimkan wakil secara lengkap untuk seluruh 11 bidang lomba.

  • Minim Peserta: Kabupaten Bangli dan Buleleng tercatat hanya mampu memfasilitasi peserta untuk tiga hingga empat bidang lomba.

  • Rekomendasi Kebijakan: Pihaknya mendorong Pemprov Bali agar pengelolaan UDG ke depan diseragamkan dengan dukungan anggaran yang merata seperti pelaksanaan Bulan Bahasa Bali.

[irp]

Kesiapan Bali menjadi prioritas utama mengingat persaingan nasional yang kian ketat dari 38 provinsi. UDG XXXIII di Art Center Denpasar selama enam hari ke depan tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga momentum mempertahankan tradisi Bali sebagai Juara Umum UDG di tingkat nasional.

Editor: Lilla