LetterNews
03 November 2026
01:03 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
28 September 2026 06:18 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 28 September 2026, 06:18 WITA

Peringati HUT ke-19, DPP GANNAS Tegaskan Komitmen Tegakkan Asta Cita demi Indonesia Bersih Narkoba

Foto: Ketum DPP GANNAS I Nyoman Adi Peri temui Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto. Bahas kemitraan strategis P4GN dan visi Indonesia Bersinar 2045

DENPASAR, Letternews.net – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Anti Narkoba Nasional (DPP GANNAS) memperingati hari jadi yang ke-19 dengan mengusung tema “19 Tahun GANNAS Bergerak: Tegakkan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Bersih Narkoba dan Berdaya”. Dalam pidato resminya, Ketua Umum DPP GANNAS, I Nyoman Adi Peri, S.H., menyampaikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pengurus dan kader di Indonesia untuk memperkuat pencegahan bahaya narkotika hingga ke tingkat desa.

Ketua Umum DPP GANNAS menekankan bahwa perjalanan 19 tahun organisasi merupakan momentum perwujudan pengabdian yang tidak boleh surut dalam melindungi generasi muda dari ancaman barang haram.

“GANNAS tidak boleh lemah dan tidak boleh diam saat generasi muda terancam. Narkoba merusak kualitas sumber daya manusia dan menghancurkan masa depan keluarga. Tugas kita adalah memastikan generasi muda tumbuh sehat, produktif, serta berkarakter demi tegaknya Asta Cita pembangunan bangsa,” ujar I Nyoman Adi Peri, S.H., dalam pidato peringatan HUT ke-19 GANNAS, Senin (28/9/2026).

Instruksi “Jemput Bola” dan Sinergi Lintas Sektor

Dalam pidatonya, I Nyoman Adi Peri menginstruksikan seluruh jajaran GANNAS dari tingkat pusat hingga daerah untuk menerapkan strategi “jemput bola”. Pendekatan pencegahan diminta tidak lagi bersifat pasif, melainkan proaktif memasuki lingkungan pendidikan seperti sekolah, kampus, hingga lingkungan keluarga sebagai benteng utama.

Selain itu, GANNAS mendorong penguatan sinergi bersama instansi pemerintah, BNN, TNI, Polri, serta jajaran tokoh masyarakat dan agama guna mengoptimalkan edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Kepada para pemuda, salurkan energi untuk wirausaha, olahraga, dan karya positif. Anak muda hebat adalah mereka yang berani berkata tidak pada narkoba dan menjaga masa depannya. Di usia ke-19 ini, mari kita satukan langkah demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba dan berdaya,” pungkasnya.