
BANJARMASIN, Letternews.net – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi memutuskan untuk melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban musibah kapal KM Virgo Transport 8, meskipun proses pencarian telah memasuki hari ke-21 pada Minggu (4/10/2026).
Keputusan krusial ini diambil mengingat masih ada 55 korban yang belum ditemukan, termasuk adanya indikasi kuat bahwa sejumlah korban masih terjebak di dalam badan kapal yang tenggelam.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian penuh dan tidak akan menghentikan proses evakuasi demi memberikan kepastian kepada keluarga korban.
“Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8. Operasi pencarian tetap dilanjutkan dengan strategi penyesuaian di wilayah kerja,” tegas Mohammad Syafii.
Untuk memaksimalkan jangkauan pencarian di laut, pelaksanaan operasi selanjutnya disinergikan melalui wilayah kerja tiga Kantor SAR sekaligus, yaitu Kantor SAR Banjarmasin, Kantor SAR Palangka Raya, dan Kantor SAR Pontianak.
Meskipun melibatkan tiga wilayah kerja Kantor SAR di Kalimantan, Posko Utama SAR yang berpusat di Banjarmasin tetap disiagakan sebagai pusat penyelenggaraan dan komando operasi pencarian.
Basarnas juga memastikan penyesuaian jumlah personel serta alutsista (alat utama sistem sar) dilakukan secara dinamis sesuai kebutuhan teknis penyelaman dan penyisiran di perairan.
Seluruh unsur gabungan dari TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, serta relawan maritim dipastikan tetap disiagakan guna memaksimalkan proses pencarian hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.