May Day 2026 di Bali: Tanpa Ketegangan, Gubernur Koster Sebut Hubungan Industrial Kian Harmonis
May Day Inklusif di Klungkung: Bupati Made Satria Beri Kado Sembako untuk Pekerja Disabilitas
Foto: Bupati Klungkung I Made Satria rayakan May Day 2026 dengan menyalurkan sembako bagi 80 pekerja disabilitas dan aksi donor darah. Cek selengkapnya!

KLUNGKUNG, Letternews.net – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Klungkung tahun 2026 berlangsung dengan penuh rasa kepedulian. Bupati Klungkung, I Made Satria, hadir langsung di Balai Budaya I Dewa Agung Istri Kanya pada Jumat (1/5) untuk memberikan apresiasi nyata bagi para pejuang ekonomi, khususnya para pekerja disabilitas.
Acara yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam merangkul seluruh lapisan pekerja tanpa terkecuali.
Komitmen Perlindungan Hak Pekerja
Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menegaskan bahwa May Day adalah momentum krusial untuk mempererat ikatan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Ia menaruh perhatian khusus pada perlindungan tenaga kerja disabilitas agar mendapatkan hak yang setara di dunia kerja.
“Mudah-mudahan ke depan kita bisa memberikan kesejahteraan yang lebih baik lagi kepada para pekerja di Kabupaten Klungkung. Kami berkomitmen agar hak-hak para buruh dapat diakomodir dan dilindungi sepenuhnya,” ujar Bupati Made Satria.
Donor Darah dan Aksi Sosial ‘Door to Door’
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sidang, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini berfokus pada sisi kemanusiaan melalui dua agenda utama: aksi donor darah massal dan pembagian sembako.
Berdasarkan data Disnaker, terdapat 80 pekerja disabilitas yang aktif berkontribusi di berbagai sektor industri di Klungkung.
-
40 paket sembako diserahkan secara simbolis pada puncak acara di Balai Budaya.
-
40 paket sisanya akan diantarkan langsung oleh tim Disnaker ke rumah masing-masing pekerja (door to door) bagi mereka yang berhalangan hadir.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kebahagiaan May Day dapat dirasakan oleh seluruh pekerja disabilitas, meskipun mereka memiliki keterbatasan mobilitas untuk hadir di lokasi acara.
Editor: Rudi.







