Diduga Produksi Konten Pornografi di Kamar Hotel, Pasangan Asal Kediri Digerebek Polres Tulungagung
Makna Hari Raya Pagerwesi 2026: Strategi Memperkuat Pikiran dan Cara Bertindak
Foto: I Komang Kusauma (IKK)

DENPASAR, Letternews.net – Hari Raya Pagerwesi yang jatuh pada Rabu (8/4/2026), bukan sekadar ritual rutin bagi umat Hindu di Bali. Lebih dari itu, Pagerwesi adalah momentum krusial untuk membangun “pagar besi” atau perlindungan terkuat pada satu titik sentral kehidupan manusia: Pikiran.
Secara filosofis, Pagerwesi dimaknai sebagai waktu terbaik untuk membentengi diri dari pengaruh negatif. Mengapa pikiran? Karena pikiran adalah markas besar (mabes) seluruh energi kekuatan manusia, sekaligus menjadi titik paling riskan yang mudah hancur atau membeku jika tidak dijaga.
I Komang K (IKK), seorang pemerhati cara berpikir dan bertindak, mengungkapkan bahwa pikiran adalah penentu arah hati dan penguat jiwa. “Pikiran adalah logika timbangan, pengingat, perencana, sekaligus pengendali seluruh fungsi tubuh manusia. Apa yang kita pikirkan, itulah diri kita,” ungkapnya dalam catatan refleksi Pagerwesi.
Ia mengibaratkan pikiran seperti sebuah taman yang luas dan indah. Jika ingin dinikmati tanpa batas, seringkali pagar ditiadakan. Namun, kebebasan tanpa batas itulah yang justru menjadi pintu masuk bagi pengaruh negatif untuk mengobrak-abrik ketenangan batin. Di sinilah peran “Pagerwesi” sebagai pagar tak kasat mata namun kokoh diperlukan agar pikiran tetap survive sebagai pemenang.
Kemenangan cara bertindak dimulai dari kemampuan manusia mengenali dan memprogram pikiran menjadi energi yang positif. “Mumpung masih punya waktu, programlah pikiran kita menjadi energi Pemenang, Penyenang, dan Penenang. Pikiran harus menjadi sumber nutrisi baik bagi ucapan dan tindakan pribadi kita,” tambah IKK.
Di tengah dinamika zaman yang serba cepat, Pagerwesi 2026 menjadi pengingat bagi setiap individu untuk menjadi pemenang atas dirinya sendiri. Dengan menjaga pikiran tetap aman dan terkendali, maka nasib manusia sebagai titik terkuat sekaligus terlemah dapat terlindungi dengan baik. Selamat Hari Raya Pagerwesi.
Editor: Rudi.







