Peringati Maulid Nabi, Ribuan Warga IMPB Tumpah Ruah Hadiri IMPB Bersholawat di Denpasar
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Bangko-Bangko Selat Lombok, 1 Orang Meninggal Dunia
Foto: Petugas penanganan dan evakuasi korabn, Rabu (12/8/2026)
LOMBOK BARAT, Letternews.net – Kebakaran hebat menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin milik PT Jembatan Lautan (JEMLA) di perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (12/8/2026) dini hari. Kapal penyeberangan rute Pelabuhan Padangbai (Bali) menuju Pelabuhan ASDP Lembar (Lombok Barat) tersebut diduga terbakar akibat percikan api dari salah satu truk boks di dalam dek kapal.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.15 WITA pada koordinat 8.8953° S – 115.7209° E, setelah kapal bertolak dari Padangbai sekitar pukul 02.00 WITA. Kobaran api memaksa ratusan penumpang dan awak kapal bertahan di tengah lautan sebelum tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian.
Operasi penyelamatan berskala besar langsung dikerahkan melibatkan KN SAR 220 Mataram, KAL Lembar, KN Arjuna Denpasar, Polairud Polda NTB, hingga sejumlah kapal penyeberangan serta kapal pesiar/yacht milik WNA yang berada di sekitar lokasi perairan Selat Lombok.
“Proses evakuasi penumpang berjalan dramatis dengan mengerahkan berbagai jenis armada SAR dan kapal sekitar. Dari total 212 orang di atas kapal, sebanyak 211 orang berhasil dievakuasi selamat, sementara 1 penumpang dilaporkan meninggal dunia,” jelas petugas dalam laporan resmi penanganan evakuasi, Rabu (12/8/2026).
[irp]
Satu Korban Meninggal Dunia dan Ketidaksesuaian Manifest
Berdasarkan data posko evakuasi Pelabuhan Lembar, korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Indah Dwi Septiani (20), warga Asrama Brimob Ampenan, Kota Mataram. Jenazah korban dievakuasi menggunakan kapal yacht menuju daratan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Selain warga lokal dan awak kapal, proses evakuasi juga menyelamatkan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) asal Australia dan beberapa negara lainnya yang ikut dalam pelayaran tersebut. Seluruh korban selamat langsung mendapatkan penanganan medis di Balai Kesehatan Pelabuhan Lembar.
[irp]
Petugas juga mencatat adanya selisih data penumpang hingga 56 orang antara manifes resmi (131 orang) dengan total korban riil di lapangan (187 penumpang luar ABK). Perbedaan ini umumnya dipicu oleh keberadaan penumpang gelap atau pengikut armada truk yang tidak terdaftar resmi pada manifes tiket.
Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, S.H., turut meninjau langsung penanganan korban di Pelabuhan ASDP Lembar pada Rabu sore. Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama KSOP Lembar.
Editor: Rudi








