Perkuat Sinergi, Ditbinmas Polda Bali dan Binda Bali Gelar Silaturahmi Bersama FKPJ Bali
Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Saber Pangan Polda Bali Sidak Pasar Kreneng Amankan Harga Bapokting
Foto: Satgas Saber Pangan Polda Bali bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan di Pasar Kreneng, Denpasar, Senin (2/6/2026) pagi.

DENPASAR, Letternews.net – Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, kini giliran krama Hindu di Bali bersiap menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan. Guna mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) menjelang hari raya, Satgas Saber Pangan Polda Bali bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengawasan di Pasar Kreneng, Denpasar, Senin (2/6/2026) pagi.
Langkah taktis ini diambil mengingat momentum keagamaan besar di Bali selalu diikuti dengan peningkatan drastis konsumsi masyarakat terhadap komoditas strategis. Kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging menjadi atensi utama petugas dalam pengawasan rantai distribusi di lapangan.
Pastikan Ketersediaan Pasokan Aman dan Harga Wajar
Tim gabungan mulai menyisir area Pasar Kreneng pada pukul 09.00 WITA. Petugas memeriksa langsung fluktuasi harga di tingkat eceran serta berdialog intensif dengan para pedagang untuk memetakan kondisi pasokan langsung dari hulu.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran Satgas Saber Pangan merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin ketenangan masyarakat yang akan melaksanakan ibadah hari raya tanpa dibayangi kecemasan finansial.
“Satgas Saber Pangan hadir di tengah pasar untuk memastikan krama Bali memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar dan kualitas yang baik. Kami ingin masyarakat dapat menjalankan seluruh rangkaian hari raya dengan tenang dan khidmat tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap lonjakan harga pangan,” tegas Kombes Pol. Ariasandy.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara di Pasar Kreneng, harga sejumlah komoditas pangan utama di Kota Denpasar terpantau masih berada dalam batas toleransi yang wajar dan terjangkau. Stok barang di gudang-gudang distributor juga dipastikan mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan pasar hingga beberapa pekan ke depan.
Sinergi Lintas Sektor dan Warning Keras Bagi Spekulan
Kendati kondisi pasar saat ini masih relatif stabil, Polda Bali tidak ingin kecolongan. Kombes Pol. Ariasandy memberikan peringatan keras kepada para distributor, agen, maupun pengecer agar tidak mencoba-coba melakukan praktik curang yang merugikan konsumen.
-
Dilarang Menimbun: Pelaku usaha dilarang keras menahan pasokan untuk memicu kelangkaan buatan.
-
Patuhi HET: Penjualan komoditas strategis harus tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
-
Sanksi Hukum Tegas: Setiap tindakan spekulasi atau manipulasi harga yang membebani rakyat akan ditindak secara hukum tanpa kompromi.
Keberhasilan pengawasan terpadu ini didukung penuh oleh kolaborasi solid lintas instansi. Operasi pasar ini melibatkan personel Ditreskrimsus Polda Bali, Badan Pangan Nasional, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PTSP, hingga Perum Bulog Divre Bali. Sinergi ini memastikan pemantauan tidak hanya berhenti pada label harga di pasar, tetapi juga mengawal kelancaran jalur logistik pengiriman barang dari luar pulau.
Melalui pengawasan ketat yang konsisten ini, diharapkan keseimbangan pasar di Pulau Dewata tetap terjaga dengan baik. Krama Bali dapat menyambut Galungan dan Kuningan dengan rasa aman dan suka cita, sementara roda perekonomian dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional tetap berputar secara sehat, jujur, dan bertanggung jawab.
Editor: Rudi.









