Perkuat Sinergi, Ditbinmas Polda Bali dan Binda Bali Gelar Silaturahmi Bersama FKPJ Bali
Insiden SMAN 4 Denpasar: Dinas PUPR Bali Turunkan Tim Teknis, Investigasi Penyebab Rontoknya Ornamen Gedung
Foto: Kadis PUPR Perkim Bali Nusakti Yasa Wedha.

DENPASAR, Letternews.net – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Provinsi Bali bereaksi cepat menanggapi rontoknya ornamen bangunan di SMAN 4 Denpasar yang terjadi pada Senin lalu. Meski proyek tersebut berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, tim ahli konstruksi kini telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan audit teknis.
Kepala Dinas PUPR Perkim Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengirimkan tenaga teknis untuk membantu menganalisis penyebab pasti jatuhnya material beton dan batu yang sempat merusak kendaraan siswa tersebut.
Bantu Analisis Teknis dan Tunggu Hasil Kajian
Saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan WhatsApp pada Rabu (21/01/2026), Nusakti menjelaskan bahwa secara administratif, kontrak pembangunan gedung tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali. Namun, pihaknya tetap mengambil peran dalam memberikan asistensi ahli.
“Kontrak pembangunan dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali. Kami sudah menurunkan tenaga teknis untuk membantu menganalisis kejadian yang terjadi,” ujar Nusakti kepada Letternews.
Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih belum bisa menyimpulkan penyebab utama rontoknya bagian gedung tersebut karena masih dalam proses observasi lapangan. “Kami tengah menunggu hasil kajiannya,” imbuhnya singkat.
Audit Kelayakan Bangunan
Kehadiran tim teknis dari Dinas PUPR Perkim diharapkan dapat memberikan jawaban apakah insiden tersebut disebabkan oleh kegagalan material, faktor cuaca, atau murni kesalahan pada metode konstruksi awal tahun 2021. Hasil kajian ini nantinya akan menjadi dasar bagi Disdikpora Bali untuk melakukan perbaikan permanen serta mengevaluasi kelayakan bangunan sekolah secara menyeluruh demi menjamin keamanan siswa.
Diberitakan sebelumnya, kepanikan sempat melanda SMAN 4 Denpasar setelah material ornamen bangunan rontok dari ketinggian dan menimpa area parkir. Walaupun tidak ada korban jiwa, kerugian materiil berupa kerusakan sepeda motor siswa menjadi perhatian serius publik dan pemangku kebijakan di Bali.
Editor: Rudi.









