LetterNews
03 November 2026
12:21 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
02 July 2026 19:38 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 02 July 2026, 19:38 WITA

Hadir ring Rakernas XVIII APEKSI di Medan, Walikota Jaya Negara Suarakan Isu Fiskal Daerah dan Anggaran PPPK

Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara Ikuti Sidang Pleno Rakernas APEKSI Ke-XVIII

MEDAN, Letternews.net – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang juga mengemban amanat selaku Wakil Ketua Bidang Perkotaan dan Budaya Dewan Pengurus Pusat (DPP) APEKSI, menghadiri Rapat Pleno serangkaian gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XVIII Tahun 2026. Sidang tingkat nasional tersebut berlangsung terpusat di Grand City Hall, Medan, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026).

Sidang pleno ini menjadi panggung krusial bagi para kepala daerah untuk menggodok berbagai program kerja serta rekomendasi teknis dari Komisariat Wilayah (Komwil) I sampai VI APEKSI.

Jalannya rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPP APEKSI sekaligus Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, didampingi Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, serta Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, selaku tuan rumah penyelenggaraan.

[irp]

APEKSI Jadi Wadah Penentu Kebijakan Nasional dan Tata Kelola Perkotaan

Dalam sidang pleno tersebut, para walikota fokus membedah potret persoalan pelik dan isu strategis yang membayangi wilayah perkotaan modern di Indonesia. Berbagai materi bahasan utama meliputi sistem pengelolaan sampah terpadu, mitigasi kebencanaan, penguatan kapasitas fiskal dan keuangan daerah, penyederhanaan tata kelola birokrasi, hingga kepastian sumber pembiayaan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Di sela-sela persidangan, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan bahwa Rakernas APEKSI merupakan momentum taktis untuk menyatukan visi dalam mengomunikasikan jalan keluar atas kendala yang dialami setiap pemerintah kota di tingkat nasional.

“APEKSI merupakan wadah strategis guna memperkuat posisi pemerintah kota dalam pengambilan kebijakan nasional. Dengan semangat kolaborasi, kita dapat merumuskan solusi atas persoalan perkotaan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inovatif dan berkelanjutan,” ujar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Jaya Negara juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam kepada Walikota Medan beserta seluruh jajaran yang telah menyambut delegasi dengan sangat ramah serta memfasilitasi kelancaran agenda pleno.

[irp]

Sinergi 88 Walikota Menuju “Kota Tangguh Bangsa Berdaulat”

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPP APEKSI Eri Cahyadi mengingatkan seluruh sejawat kepala daerah bahwa tantangan perkotaan ke depan eskalasinya semakin kompleks. Kondisi ini menuntut pemimpin daerah untuk berhenti berkeluh kesah dan wajib memicu inovasi kemandirian yang disokong oleh kerja sama antarkota.

Eri menekankan bahwa APEKSI dilarang keras sekadar menjadi forum seremonial curahan hati daerah, melainkan harus melahirkan output berupa rekomendasi kebijakan konkret yang berbobot sebagai komparasi masukan bagi pemerintah pusat.

Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, memaparkan bahwa agenda Rakernas XVIII tahun 2026 yang mengusung tema “Kota Tangguh Bangsa Berdaulat” ini dihadiri oleh 88 walikota, 4 wakil walikota, 2 sekretaris daerah, dan 1 kepala Bappeda yang mewakili total 98 kota anggota di Indonesia.

Selain rapat pleno formal, rangkaian kegiatan juga diisi dengan forum tematik antar-perangkat daerah, Ladies Program, city tour ke kawasan cagar budaya Kota Medan, kunjungan Mal Pelayanan Publik, olahraga bersama, penanaman pohon, hingga peresmian Tugu Kota Tangguh ring Taman Cadika Medan sebagai simbol abadi komitmen pembangunan berkelanjutan.

Editor: Rudi