LetterNews
22 September 2026
13:28 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

Gunakan Laba LPD, Desa Adat Penatih Puri Kucurkan Dana Motivasi Pendidikan dan Buka Pasraman Budaya

Foto: Penyerahan stimulus pendidikan ini dilakukan secara simbolis oleh Bendesa Adat Penatih Puri, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, SH., bertempat di Wantilan Desa Adat Penatih Puri, Minggu (5/7/2026).

DENPASAR, Letternews.net – Komitmen kuat dalam memajukan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjaga kelestarian seni budaya ditunjukkan secara nyata oleh Desa Adat Penatih Puri, Denpasar. Desa adat setempat menyalurkan dana sosial motivasi pendidikan kepada 25 murid baru yang merupakan krama (warga) asli Desa Adat Penatih Puri yang sukses melenggang ke jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK pada tahun ajaran 2026.

Penyerahan stimulus pendidikan ini dilakukan secara simbolis oleh Bendesa Adat Penatih Puri, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, SH., bertempat di Wantilan Desa Adat Penatih Puri, Minggu (5/7/2026). Rangkaian acara sosial tersebut digelar bersamaan dengan upacara pembukaan kegiatan Pasraman Alit-alit Desa Adat Penatih Puri Tahun 2026.

[irp]

Investasi Generasi Muda: Alokasikan Laba LPD dan Edukasi Menabung Sejak Dini

Dalam program ini, masing-masing siswa baru mendapatkan dana motivasi pendidikan tunai senilai Rp500 ribu. Stimulus finansial ini dialokasikan langsung dari pembagian laba bersih Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Penatih Puri Tahun Buku 2025. Bantuan dikhususkan untuk meringankan beban orang tua dalam melengkapi kebutuhan operasional sekolah anak, seperti seragam, buku, dan penunjang belajar lainnya.

Guna memberikan edukasi literasi keuangan yang berkelanjutan, setiap siswa penerima manfaat diwajibkan memiliki rekening tabungan aktif di LPD Penatih Puri. Langkah strategis ini dirancang untuk menanamkan karakter gemar menabung sejak usia dini kepada generasi muda Hindu di Denpasar.

“Ini adalah bentuk motivasi kami dari desa adat agar anak-anak tetap semangat bersekolah. Kami akan terus mempertahankan program ini karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang paling penting untuk mencetak generasi muda berkualitas serta memiliki daya saing tinggi,” tegas Bendesa Adat Penatih Puri, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya.

Marhaendra Jaya, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Bali, menambahkan bahwa LPD di bawah kepemimpinannya tidak hanya berorientasi memburu keuntungan bisnis semata (profit-oriented). Lembaga keuangan adat ini mengemban tanggung jawab sosial (corporate social responsibility) yang wajib memberikan kemaslahatan riil dan kontribusi balik yang menyentuh sektor dasar krama adat.

[irp]

Pasraman Alit-alit: Ruang Temu Lintas Banjar demi Lestari Budaya Bali

Pada hari yang sama, atmosfer kebersamaan semakin terasa dengan dibukanya Pasraman Alit-alit 2026. Kegiatan pembinaan mental dan karakter anak ini diikuti oleh puluhan peserta remaja yang berasal dari tiga wilayah banjar, yakni Banjar Saba, Banjar Pelagan, dan Banjar Laplap Sengguan.

Mengisi momentum liburan sekolah dengan produktif, para peserta pasraman akan digembleng dengan berbagai keahlian seni budaya tradisional. Materi pembinaan meliputi pembelajaran menulis aksara Bali, seni pesantian (nyanyian suci), pidarta (pidato) Bahasa Bali, hingga teknik dasar membuat penjor upacara.

Selain menjadi benteng pertahanan kebudayaan Bali dari gempuran modernisasi, Pasraman Alit-alit ini didesain sebagai ruang sosial yang mempertemukan anak-anak antar-banjar agar bisa saling mengenal, beradaptasi, dan membangun solidaritas persaudaraan yang kokoh dalam satu ikatan Desa Adat Penatih Puri.

Editor: Rudi