Garis Pantai Mundur Parah, Pemkab Klungkung dan Ditjen SDA Bahas Solusi Permanen Abrasi

 Garis Pantai Mundur Parah, Pemkab Klungkung dan Ditjen SDA Bahas Solusi Permanen Abrasi

Foto: Bupati Klungkung I Made Satria mendesak Kementerian PU untuk segera menangani abrasi parah di Klungkung dan Nusa Penida guna menyelamatkan infrastruktur vital dan ekonomi warga.

JAKARTA, Letternews.net — Ancaman abrasi yang kian masif di pesisir Kabupaten Klungkung memicu langkah cepat dari jajaran Pemerintah Daerah. Bupati Klungkung, I Made Satria, melakukan audiensi strategis dengan Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Fikri Abdurrachman, di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah percepatan penanganan pengaman pantai di titik-titik kritis Klungkung yang mengalami kemunduran garis pantai secara ekstrem. Bupati Satria didampingi oleh Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana dan Kepala Dinas PUPRPKPK.

BACA JUGA:  Raperda "Bale Kerta Adhyaksa" Disahkan, Kado Ulang Tahun ke-67 untuk Provinsi Bali

Infrastruktur Vital dan KSPN Nusa Penida Terancam Dalam paparannya, Bupati Satria mengungkapkan bahwa dampak abrasi telah mencapai level yang mengkhawatirkan. Kerusakan tidak hanya menyasar lahan pertanian garam milik rakyat, tetapi juga mulai merobohkan jaringan listrik, mengancam permukiman, hingga memutus badan jalan.

Fokus utama sorotan tertuju pada Pantai Monggalan, Desa Kusamba, serta akses menuju Pelabuhan Banjar Nyuh di Desa Ped. Mengingat jalur tersebut merupakan bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Nusa Penida, kerusakan di wilayah tersebut dianggap sebagai ancaman serius bagi ekonomi daerah.

“Penanganan abrasi ini sangat mendesak. Infrastruktur yang rusak merupakan akses utama masyarakat serta jalur vital distribusi logistik dan pariwisata. Jika dibiarkan, ini akan memutus rantai ekonomi dan sosial kita,” tegas Bupati Satria.

BACA JUGA:  Megawati Peringatkan: Penjajahan Modern Datang Lewat Algoritma dan Data, Dunia Dikendalikan Mesin Tanpa Nurani!

Sinergi Pusat-Daerah dan Penyerahan Proposal Sebagai bukti keseriusan, Bupati Satria menyerahkan langsung dokumen proposal usulan penanganan abrasi kepada pihak Kementerian PU. Langkah ini diharapkan dapat memicu intervensi APBN melalui Kementerian PUPR untuk melakukan penanganan secara berkelanjutan dan terencana.

Bupati berharap pusat dapat mengambil peran strategis sesuai kewenangannya untuk melindungi masyarakat pesisir serta menjaga keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Bali.

BACA JUGA:  Kemenag Terbitkan Regulasi Baru Terkait Pencatatan Nikah

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala BWS Bali Penida, Gunawan Suntoro, beserta jajarannya untuk memberikan masukan teknis terkait kondisi lapangan di Bali. Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pusat dalam memitigasi bencana pesisir di Bumi Serombotan.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: