Era Baru Coretax Dimulai! Kanwil DJP Bali Kukuhkan 236 Relawan Pajak dari 9 Kampus Ternama untuk Dampingi Wajib Pajak

 Era Baru Coretax Dimulai! Kanwil DJP Bali Kukuhkan 236 Relawan Pajak dari 9 Kampus Ternama untuk Dampingi Wajib Pajak

Foto: Kanwil DJP Bali mengukuhkan 236 Relawan Pajak (Renjani) dari 9 universitas untuk mendampingi wajib pajak lapor SPT Tahunan melalui sistem Coretax terbaru.

DENPASAR, Letternews.net – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali secara resmi mengukuhkan 236 mahasiswa terpilih sebagai Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) tahun 2026. Acara pengukuhan yang berlangsung di Aula Balai Diklat Keuangan (BDK) Denpasar pada Rabu (14/01/2026) ini menandai dimulainya babak baru pelayanan pajak di Bali.

Para relawan yang berasal dari sembilan perguruan tinggi mitra ini akan memegang peran krusial: menjadi garda terdepan pendampingan wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan melalui sistem administrasi perpajakan terbaru, Coretax.

BACA JUGA:  Kanwil DJP Bali Kukuhkan 202 Relawan Pajak untuk Asistensi Wajib Pajak dalam Melaporkan SPT Tahunan

Sinergi 9 Perguruan Tinggi Terkemuka

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Bali, Janita Sunarsasi, merinci sebaran 236 relawan tersebut:

  • Universitas Warmadewa: 50 relawan

  • Politeknik Negeri Bali & Undiksha: masing-masing 40 relawan

  • Universitas Dhyana Pura: 28 relawan

  • Unhi Denpasar: 21 relawan

  • Unmas, Undiknas & Unud: total 46 relawan

  • Universitas Triatma Mulya: 4 relawan

Para relawan akan disebar ke 12 unit kerja di seluruh Bali, mulai dari Kantor Wilayah, KPP Pratama, hingga KP2KP.

BACA JUGA:  Kejaksaan Agung Periksa 7 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina

Saksi Sejarah Implementasi Coretax

Janita menekankan bahwa Renjani tahun 2026 memiliki keistimewaan tersendiri. Mereka akan menjadi saksi sekaligus aktor penting dalam sejarah perpajakan Indonesia saat sistem Coretax pertama kali digunakan secara luas untuk pelaporan SPT Tahunan.

“Relawan pajak tahun ini sangat luar biasa. Kalian menjadi saksi penting sejarah perpajakan. Tahun ini istimewa karena pelaporan SPT Tahunan dilaksanakan pertama kali menggunakan sistem administrasi baru yaitu Coretax,” ujar Janita.

BACA JUGA:  Bos Perusahaan Konstruksi di Bali Jadi Tersangka Pajak! Negara Rugi Rp947 Juta, Terancam 6 Tahun Penjara

Lebih dari Sekadar Lapor SPT

Ketua Tax Center Universitas Hindu Indonesia, I Wayan Budi Satriya, S.E., M.Si, dalam sambutannya mewakili perguruan tinggi mitra, mengingatkan bahwa tugas relawan sangat luas. Selain pendampingan teknis, relawan diharapkan aktif dalam edukasi pajak lewat media sosial, Tax Goes to School, hingga sosialisasi mandiri.

Acara ditutup dengan pembacaan Code of Conduct (Kode Etik). Seluruh relawan berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan data wajib pajak, bekerja profesional, dan tegas menolak segala bentuk imbalan (gratifikasi).

Editor: Rudi.

.

Bagikan: