Kesenian Kontemporer Bali Butuh Panggung Seimbang, Ibu Putri Koster Siapkan Lomba Drama Modern
Ekonomi Melejit, Kemiskinan Turun: Inilah Capaian Gemilang Walikota Denpasar di LKPJ 2025
Foto: Walikota Denpasar Jaya Negara sampaikan LKPJ TA 2025. Capaian IPM 85,63 jadi yang tertinggi di Bali, kemiskinan turun, dan realisasi pendapatan tembus 105%.

DENPASAR, Letternews.net – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran (TA) 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar, Rabu (25/3/2026). Sidang yang berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kota Denpasar ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.
Dalam pidato pengantarnya, Walikota Jaya Negara memaparkan sederet capaian indikator makro yang menunjukkan tren positif pembangunan manusia dan ekonomi di Ibukota Provinsi Bali tersebut.
IPM Tertinggi di Bali dan Ekonomi Tumbuh Pesat
Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Denpasar tahun 2025 yang mencapai 85,63. Angka ini menempatkan Denpasar di peringkat tertinggi di seluruh Provinsi Bali dan masuk dalam kategori “Sangat Tinggi”.
Pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar juga mencatatkan angka signifikan sebesar 6,11%. Hal ini dibarengi dengan penurunan angka pengangguran terbuka dari 2,11% pada 2024 menjadi 1,41% di tahun 2025. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 2,59% menjadi 2,16%.
“Pembangunan di sektor kesehatan juga meningkat, terlihat dari angka harapan hidup penduduk yang lahir tahun 2025 naik menjadi 76,49 tahun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 75,80 tahun,” ujar Jaya Negara.
Realisasi Pendapatan Daerah Melampaui Target
Di sisi pengelolaan keuangan, Pemkot Denpasar menunjukkan kinerja akuntabel. Pendapatan Daerah tahun 2025 yang ditargetkan sebesar Rp3,38 Triliun berhasil terealisasi sebesar Rp3,56 Triliun atau mencapai 105,13%.
Sedangkan untuk Belanja Daerah, dari rencana sebesar Rp4,08 Triliun, terealisasi sebesar Rp3,61 Triliun atau 88,48%. Untuk pembiayaan daerah, baik penerimaan maupun pengeluaran, berhasil terealisasi tepat sasaran sebesar 100%.
“Besar harapan kami untuk mendapatkan masukan, kritik, dan saran dari para anggota dewan yang terhormat guna penyempurnaan LKPJ ini. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban bersama dalam membangun Denpasar yang transparan dan akuntabel,” pungkas Jaya Negara.
Sidang ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD IB Yoga Adi Putra dan I Made Oka Cahyadi Wiguna, Sekda IGN Eddy Mulya, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.
Editor: Rudi.







