LetterNews
21 September 2026
19:12 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

Dunia Intip Demokrasi Bali: KPU Bali Bagikan Rahasia Pemilu Sukses Tanpa Sengketa ke Delegasi India

Foto: KPU Provinsi Bali menerima kunjungan internasional dari Delegasi Election Commission of India (ECI) Negara Bagian Assam dan India International Institute of Democracy and Election Management (IIIDEM)

DENPASAR, Letternews.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali menerima kunjungan internasional dari Delegasi Election Commission of India (ECI) Negara Bagian Assam dan India International Institute of Democracy and Election Management (IIIDEM) pada Jumat (5/6/2026). Kunjungan strategis ini menjadi ajang penting untuk saling bertukar pengetahuan serta pengalaman kepemiluan antara Indonesia dan India dalam memperkuat tata kelola pemilu yang transparan, inklusif, dan berintegritas.

Setelah menyelesaikan agenda di KPU Bali, delegasi dijadwalkan melanjutkan peninjauan lapangan ke KPU Kota Denpasar. Mereka juga melihat langsung salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Banjar Sembung Sari, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.

[irp]

Inovasi Budaya Lokal dan Predikat Tanpa Sengketa MK

Pertemuan internasional ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Dalam sambutannya, Lidartawan mengenalkan berbagai inovasi kepemiluan yang bertumpu pada budaya lokal. Menurutnya, kesuksesan Pemilu dan Pilkada 2024 di Bali tidak hanya mengandalkan aspek teknis regulasi, melainkan juga berkat kekuatan sinergi adat.

Apresiasi senada turut disampaikan oleh Anggota KPU RI, Idham Holik, yang hadir mendampingi delegasi. Idham memperkenalkan Pulau Dewata sebagai salah satu role model penegakan demokrasi terbaik di tanah air.

“Provinsi Bali menjadi salah satu daerah dengan kinerja terbaik pada Pemilu Serentak 2024. Prestasi ini ditandai dengan capaian luar biasa, yaitu nol sengketa hasil pemilu yang teregistrasi di Mahkamah Konstitusi (MK),” tegas Idham Holik.

Idham menambahkan, Indonesia dan India memiliki kemiripan sebagai negara demokrasi terbesar di dunia dengan jumlah pemilih masif dan tantangan geografis yang kompleks. Sinergi antara penyelenggara, pemerintah daerah, aparat keamanan, media siber, dan masyarakat menjadi kunci sukses utama.

[irp]

Program Green Election dan Filosofi Tri Hita Karana Memukau India

Dalam sesi pemaparan utama, KPU Bali memukau delegasi India dengan memaparkan sejumlah praktik baik yang mengawinkan teknologi modern dengan kearifan lokal. Beberapa program unggulan yang dijelaskan meliputi:

  • Green Election: Komitmen menyelenggarakan pesta demokrasi yang ramah lingkungan dan minim sampah plastik.

  • Sosialisasi Berbasis Adat: Optimalisasi peran desa adat serta penggunaan suara kulkul (pentungan tradisional Bali) sebagai media pemanggil dan sosialisasi pemilih.

  • Filosofi Tri Hita Karana: Menerapkan konsep keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan dalam setiap tahapan pemilu untuk menjaga kedamaian wilayah.

  • Aksesibilitas Inklusif: Peningkatan fasilitas layanan pemilu yang ramah bagi kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

[irp]

India Kenalkan Sistem EVM dan VVPAT

Di sisi lain, Kepala Delegasi ECI dan IIIDEM, Shri Anurag Goel, memberikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat KPU. Ia turut membagikan sistem mutakhir pemilu di India yang telah sukses menerapkan teknologi Electronic Voting Machine (EVM) dan Voter Verifiable Paper Audit Trail (VVPAT).

Shri Anurag Goel menjelaskan bahwa adopsi sistem EVM dan VVPAT terbukti meningkatkan efisiensi pemilu secara drastis, memangkas kebutuhan logistik berbasis kertas secara besar-besaran, serta mempercepat proses rekapitulasi perhitungan suara. Walau demikian, ia mengaku sangat tertarik dengan cara Bali mengelola data pemilih serta pendekatan berbasis budaya lokal yang unik.

Melalui kunjungan lintas negara ini, hubungan kelembagaan antara penyelenggara pemilu Indonesia dan India diharapkan semakin erat, profesional, transparan, serta mampu menghadirkan sistem demokrasi yang semakin dipercaya oleh publik siber dunia.

Editor: Rudi.