
DENPASAR, Letternews.net – Guna menciptakan kawasan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman serta memperkuat kesadaran lingkungan publik, Pemerintah Kota Denpasar bersinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar aksi Green Policing di kawasan Pasar Badung dan bantaran Sungai Tukad Badung, Jumat (6/11/2026).
Aksi nyata pelestarian lingkungan ini didukung penuh oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang secara simbolis menyerahkan 4.000 bibit ikan nila kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce di Selasar Pasar Badung, Denpasar.
Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Pasma Royce, menjelaskan bahwa kegiatan Green Policing merupakan bagian dari implementasi poin pertama dari delapan program Quick Wins Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yakni mewujudkan ruang publik yang aman dan nyaman melalui kehadiran polisi di seluruh lini kehidupan masyarakat.
“Personel Polda Bali harus hadir di tengah masyarakat secara humanis, responsif, dan solutif. Kehadiran Polri harus mampu membangun rasa aman sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan yang tentunya didukung oleh Pemerintah Daerah, yakni Pemkot Denpasar,” ujar Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Pasma Royce di Denpasar, Jumat (6/11/2026).
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Bali, pemangku kepentingan, dan elemen masyarakat yang bergotong royong membersihkan kawasan Pasar Badung hingga aliran sungai ikonik Tukad Badung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih sampah di sekitar areal pasar, dilanjutkan dengan penyisiran ke aliran sungai di bawah Pasar Badung, serta penebaran 4.000 bibit ikan nila guna menjaga keberlanjutan ekosistem perairan darat.
“Semoga dengan kerja sama dan kepedulian semua pihak, Denpasar dapat menjadi kota yang bersih dan ramah lingkungan. Ke depan kita bisa lebih siap menghadapi tantangan lingkungan serta menjaga kota ini tetap bersih dan nyaman bagi krama dan wisatawan,” tutur Wawali Arya Wibawa.
Sinergi humanis antara Polda Bali dan Pemkot Denpasar ini diharapkan menjadi pemantik gerakan gotong royong masyarakat dalam merawat kebersihan sungai dan menjaga kelestarian alam Bali secara berkelanjutan.