Dugaan Pelecehan di PKB 2026 Viral, Satpol PP Bali Perketat Patroli Keamanan di Art Centre

 Dugaan Pelecehan di PKB 2026 Viral, Satpol PP Bali Perketat Patroli Keamanan di Art Centre

Foto: Kepala Satpol PP Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi

DENPASAR, Letternews.net – Kenyamanan pengunjung ajang bergengsi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 mendadak diusik oleh isu miring. Menyusul adanya unggahan viral di media sosial terkait dugaan aksi pelecehan di area festival, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali langsung mengambil langkah taktis dengan memperketat barisan patroli di kawasan Taman Budaya Art Centre, Denpasar.

Langkah preventif ini diambil guna memastikan ruang publik tetap aman, inklusif, dan bebas dari tindakan asusila yang mencederai kesucian pergelaran seni budaya terbesar di Bali tersebut.

Merespons aduan siber dari netizen yang kebetulan membagikan pengalaman tidak menyenangkan tersebut, pihak penegak perda tidak ingin kecolongan dan segera melakukan pemetaan titik rawan di sekeliling area panggung pertunjukan dan stan kuliner.

BACA JUGA:  Kakak Budi Santoso, Kapusdiklatcab Kota Denpasar Meninggal Dunia

Sinergi Petugas Gabungan, Sasar Sudut Remang dan Titik Padat Pengunjung

Kepala Satpol PP Provinsi Bali menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran personel di lapangan untuk memperluas radius pengawasan, terutama pada jam-jam padat kunjungan malam hari. Patroli berkala kini menyisir area-area yang minim pencahayaan serta jalur krusial yang kerap mengalami penumpukan massa.

Guna mempersempit ruang gerak oknum pelaku pelecehan, skema pengamanan di area Art Centre kini dipertegas melalui beberapa poin berikut:

  • Penebalan Personel: Penambahan jumlah petugas Satpol PP yang disebar secara dinamis, baik yang mengenakan seragam resmi maupun petugas khusus yang berbaur dengan pengunjung.

  • Sinergi Pengamanan: Memperkuat jalur koordinasi bersama Pecalan Desa Adat setempat, panitia pelaksana PKB 2026, serta aparat kepolisian guna mempercepat tindakan penangkapan jika ditemukan indikasi kriminalitas.

  • Edukasi dan Posko Aduan: Mengoptimalkan fungsi posko keamanan utama di Art Centre sebagai pusat pelaporan cepat bagi pengunjung yang mengalami atau melihat tindakan mencurigakan.

Pihak keamanan juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta berani melapor langsung kepada petugas terdekat di lapangan daripada hanya sekadar memviralkannya di media sosial, agar pelaku bisa segera diamankan dan diproses hukum.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Lantik Ida Bagus Wesnawa Punia Jadi Kadisdikpora: Target Tuntaskan Konsep SDM Bali Unggul dan Kawal Program ‘1 Keluarga 1 Sarjana’ Mulai 2026

Kawal Kenyamanan PKB 2026 hingga Hari Penutupan

Sanksi tegas dipastikan menanti siapa saja yang nekat melakukan tindakan pelecehan atau mengganggu ketertiban umum di dalam area pameran kultural tahunan ini. Citra pariwisata Bali dan marwah Pesta Kesenian Bali harus tetap dijaga bersama oleh seluruh lapisan elemen masyarakat.

Hingga saat ini, petugas gabungan terus bersiaga penuh membuat perimeter pengawasan berkala dari pintu masuk utama hingga area panggung terbuka.

Melalui pengetatan patroli ini, Pemprov Bali optimistis dapat mengembalikan rasa aman bagi seluruh wisatawan domestik maupun mancanegara, sehingga gelaran PKB 2026 dapat terus berjalan sukses, damai, dan membawa impresi positif hingga hari penutupan nanti.

Editor: Rudi.

.
Bagikan: