
TABANAN, Letternews.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan terus mematangkan rencana penyulapan eks Terminal Pesiapan menjadi kawasan pusat transportasi dan kegiatan ekonomi terpadu. Guna memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Kepala Bidang Cipta Karya (Kabid CK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Surya Arsantara, S.T., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di lokasi pekerjaan, Selasa (4/8/2026).
Monev ini bertujuan memantau secara langsung pengerjaan tiga paket proyek strategis yang sedang berjalan serentak di kawasan Terminal Pesiapan dengan total nilai investasi mencapai Rp29,3 miliar lebih dari APBD Tabanan.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan proyek berjalan sesuai perencanaan teknis, tepat waktu, serta memenuhi standar mutu. Kawasan Terminal Pesiapan ditargetkan selesai ditata pada akhir Desember 2026 mendatang,” ungkap pihak DPUPR Tabanan di sela-sela peninjauan.
[irp]
Penyulapan eks Terminal Pesiapan menjadi kawasan ekonomi dan transportasi terpadu ini terbagi ke dalam tiga paket pekerjaan utama yang dikerjakan oleh tiga penyedia jasa terpisah, yakni:
Penataan Lahan Terminal Pesiapan: Dikerjakan oleh PT Sekawan Sejahtera dengan nilai kontrak sebesar Rp14,61 miliar.
Pembangunan Pasar Rakyat Senggol Pesiapan: Dikerjakan oleh CV Eka Karya dengan nilai kontrak mencapai Rp11,65 miliar.
Pembangunan Kantor Terminal Pesiapan: Dikerjakan oleh CV Werdi Agung dengan nilai kontrak sebesar Rp3,11 miliar.
[irp]
Dalam peninjauan tersebut, Kabid CK turut didampingi oleh perwakilan rekanan pelaksana, I Wayan Budiartha dari PT Sekawan Sejahtera, bersama tim teknis lapangan. Sebelum pengecekan fisik sekeliling lokasi, pihak penyedia jasa dan tim pelaksana sempat menggelar rapat koordinasi internal guna memantau progres harian.
Selain di kawasan Terminal Pesiapan, DPUPR Kabupaten Tabanan juga menjadwalkan monev berkala ke sejumlah lokasi paket pengerjaan infrastruktur lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.
Editor: Tim