LetterNews
03 November 2026
06:10 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
12 August 2026 18:36 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 12 August 2026, 18:36 WITA

Diikuti 13 Negara Dunia, Gubernur Koster Buka Kompetisi Keamanan Siber Internasional C2C-CTF 2026 di Bali

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Kompetisi Keamanan Siber Internasional Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 di Hotel Padma Resort, Legian, Kuta, Selasa (11/8/2026)

BADUNG, Letternews.net – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Kompetisi Keamanan Siber Internasional Country to Country Capture The Flag (C2C-CTF) 2026 di Hotel Padma Resort, Legian, Kuta, Selasa (11/8/2026). Pembukaan ajang bergengsi tingkat dunia ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Koster.

Ajang internasional yang berlangsung pada 10–14 Agustus 2026 ini diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (UI) berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di bawah naungan International Cyber Security Center of Excellence (INCS-CoE). Universitas Udayana (Unud) turut dipercaya sebagai mitra pelaksana lokal di Bali.

Program global ini merupakan bagian dari pengembangan ketahanan siber melalui kerja sama hibah Pemerintah Jepang via Japan International Cooperation Agency (JICA) yang telah berjalan selama enam tahun.

“Ajang bergengsi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kapasitas talenta siber nasional sekaligus memperluas kolaborasi internasional dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks,” ungkap Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, secara daring.

[irp]

Diikuti Perguruan Tinggi Top Dunia dari Cambridge hingga MIT

Penyelenggaraan C2C-CTF 2026 di Bali menjadi capaian penting bagi Indonesia. Sebelumnya, kompetisi pertahanan siber global ini sukses digelar di universitas ternama dunia seperti Royal Holloway University of London, Keio University Jepang, Edith Cowan University Australia, hingga Northeastern University di Boston.

Beberapa fakta penting terkait pelaksanaan C2C-CTF 2026 meliputi:

  • Partisipasi Global: Diikuti oleh 81 peserta terbaik yang berasal dari 13 negara, termasuk Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Australia, Singapura, hingga Spanyol.

  • Kampus Elit Dunia: Melibatkan mahasiswa dan peneliti dari universitas kelas dunia, seperti University of Cambridge, The University of Melbourne, Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Universitas Indonesia (UI).

[irp]

  • Tujuan Utama: Menguji kemampuan teknis talenta muda dalam menghadapi skenario serangan digital lintas negara yang makin dinamis.

Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan acara ini dan menyatakan kebanggaannya dapat membawa ajang siber bergengsi dunia ke Bali.

Editor: Rizal