Denpasar Segera Miliki TPA Negeri, BKKBN Bali dan TP PKK Sinergikan Program ‘TAMASYA’ hingga ‘GENTING’

 Denpasar Segera Miliki TPA Negeri, BKKBN Bali dan TP PKK Sinergikan Program ‘TAMASYA’ hingga ‘GENTING’

Foto: Penurunan Stunting Bali, Program TAMASYA BKKBN, Sagung Antari Jaya Negara, Ni Luh Gede Sukardiasih, Bangga Kencana 2026.

DENPASAR, Letternews.net — Kota Denpasar selangkah lebih dekat untuk memiliki Tempat Penitipan Anak (TPA) Negeri. Hal ini menyusul dorongan dari Pemerintah Pusat melalui Kemendukbangga/BKKBN yang meminta setiap daerah memfasilitasi minimal satu TPA milik pemerintah guna mendukung pengasuhan anak yang holistik-integratif bagi orang tua bekerja.

Rencana strategis ini mengemuka saat Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Ni Luh Gede Sukardiasih, melakukan audiensi dengan Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, di Gedung Santi Graha Denpasar, Selasa (12/5/2026).

BACA JUGA:  Kukuhkan Ketua TP PKK hingga Bunda Literasi, Antari Jaya Negara Dorong Kolaborasi Penguatan Keluarga di Denpasar

TPA Negeri sebagai Mitra Ibu Bekerja

Kepala BKKBN Bali, Ni Luh Gede Sukardiasih, menjelaskan bahwa TPA Negeri bukan sekadar tempat menitipkan anak, melainkan pusat pengasuhan yang aman, nyaman, dan edukatif. TPA ini diharapkan menjadi solusi bagi para ibu bekerja di Denpasar agar tetap produktif tanpa mengabaikan hak tumbuh kembang anak.

“Tahun 2026 ini, kami fokus pada program ‘Bangga Kencana’. Selain mendorong TPA Negeri melalui program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), kami juga menjalankan Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk memastikan keterlibatan ayah dalam pengasuhan,” jelas Sukardiasih.

BACA JUGA:  TPA Suwung Segera Stop Sampah Organik, Pemkot Denpasar Perkuat Ketahanan Lingkungan Berbasis Keluarga

Denpasar Siapkan Dua Lokasi Strategis

Merespons arahan tersebut, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengungkapkan bahwa Pemkot Denpasar telah merancang pembangunan TPA Negeri di dua titik potensial, yakni kawasan Lapangan SMPN 4 Denpasar dan eks gedung Bank Mayapada.

“Kami berharap dinas terkait bisa segera bergerak untuk proses pembangunannya. TP PKK Kota Denpasar siap berkolaborasi penuh, terutama dalam mensinergikan program penurunan stunting yang selama ini sudah kami jalankan melalui Posyandu Paripurna dan pemberian makanan tambahan (PMT) gratis,” ujar Sagung Antari.

BACA JUGA:  Jembatani Budaya, SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar dan Daffodils India Gelar Pertukaran Budaya Internasional

Inovasi ‘Menyapa dan Berbagi’

Selama ini, TP PKK Denpasar telah aktif turun ke masyarakat melalui program “Menyapa dan Berbagi” yang menyasar lansia, ibu hamil, dan balita. Sinergi dengan BKKBN diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan gizi, air bersih, dan sanitasi, khususnya bagi 8.116 keluarga yang masuk kategori risiko stunting di wilayah Denpasar.

Editor: Rudi.

.
Bagikan: