Dengar Aspirasi Mahasiswa, Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Komitmen Tindaklanjuti Kritik BEM se-Kota Denpasar

 Dengar Aspirasi Mahasiswa, Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Komitmen Tindaklanjuti Kritik BEM se-Kota Denpasar

Foto: Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa terima kritik dan aspirasi dari 22 BEM se-Kota Denpasar terkait sampah, tata ruang, dan transparansi publik.

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar membuka ruang dialog terbuka melalui acara bertajuk “Dengar Mahasiswa” yang digelar di Graha Sewakadarma, Jumat (24/4/2026). Dalam forum ini, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, duduk bersama 22 perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi se-Kota Denpasar untuk menyerap kritik tajam dan masukan strategis.

Walikota Jaya Negara menegaskan bahwa pemerintah sangat terbuka terhadap kajian ilmiah dan kritik dari kalangan akademisi. “Kami membuka ruang seluas-luasnya. Saran dan masukan mahasiswa sangat kami perlukan untuk menajamkan program pembangunan yang berkelanjutan di Kota Denpasar,” ujarnya.

BACA JUGA:  Gubernur Koster Pimpin Apel Hari Pahlawan ke-80 di Renon: Pesan Khusus Generasi Muda untuk Teruskan Api Perjuangan Melalui Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Sorotan Isu Sampah dan Tata Ruang Isu pengelolaan sampah menjadi topik hangat dalam diskusi tersebut. Presiden BEM Universitas Udayana, I Gusti Agung Ngurah Oka Paramahamsa (Gung Pram), mendorong adanya reformasi kebijakan melalui sistem informasi transparan agar masyarakat dapat memantau alur sampah secara real-time. Ia juga mengusulkan transformasi TPS menjadi TPS3R yang lebih responsif.

Senada dengan hal tersebut, Presiden BEM Universitas Mahasaraswati, Gede Erawan Kusuma Putra Widana, mengingatkan bahwa selain sampah, isu tata ruang, penanganan banjir, hingga pencegahan kekerasan seksual harus menjadi prioritas pemerintah. “Transparansi adalah kunci agar kebijakan dapat diawasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tegasnya.

BACA JUGA:  Sambut Nyepi Caka 1948, Pemkot Denpasar Gelar Upacara Tawur Agung Dipuput 6 Sulinggih Sarwa Sadhaka

Solusi Hulu ke Hilir Menanggapi hal tersebut, Walikota Jaya Negara menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Denpasar tengah berjibaku menangani sampah dari hulu melalui pemilahan berbasis sumber dan optimalisasi TPS3R. Di bagian tengah, operasional TPST terus digenjot, sementara di hilir, residu diarahkan ke TPA Suwung sambil menunggu operasional PSEL pada 2027 mendatang.

Jaya Negara juga menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti rekomendasi penelitian yang diserahkan oleh BEM Universitas Udayana, termasuk penguatan pengawasan tata ruang dan keterbukaan informasi publik. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang lebih optimal dan tepat sasaran.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: