Bupati Satria Puji Kesehatan Organisasi KOPMEN Rejeki: Maju Kelola, Sejahtera Anggota lewat Festival UMKM

 Bupati Satria Puji Kesehatan Organisasi KOPMEN Rejeki: Maju Kelola, Sejahtera Anggota lewat Festival UMKM

Foto: Bupati Klungkung I Made Satria buka RAT KOPMEN Rejeki Tahun Buku 2025. Acara dirangkaikan dengan Festival UMKM untuk perkuat ekonomi kerakyatan dan branding produk lokal.

KLUNGKUNG, Letternews.net — Koperasi Konsumen (KOPMEN) Rejeki menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan yang sehat di Bumi Serombotan. Pada Sabtu (21/2/2026), koperasi ini secara resmi menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang dirangkaikan dengan kemeriahan Festival KOPMEN Rejeki.

Acara yang dipusatkan di Halaman Belakang RSUD Klungkung ini dihadiri langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gde Anom, dan Direktur RSUD Klungkung, I Nengah Winata.

BACA JUGA:  Klungkung Menuju Digital: Bupati Satria Serahkan Bantuan Perangkat Teknologi untuk SDN dan SMPN

Momentum Transparansi dan Profesionalisme

Pembukaan RAT ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Bupati Satria. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan RAT yang tepat waktu merupakan cerminan kesehatan sebuah organisasi koperasi.

“RAT adalah pemegang kekuasaan tertinggi. Sinergi yang kuat antara pengurus, pengawas, dan anggota sangat terlihat hari ini. Ini membuktikan KOPMEN Rejeki dikelola secara transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Bupati Satria.

BACA JUGA:  Melepas Jabatan dengan Hati Lega, Anwar Usman Jatuh Tak Sadarkan Diri Setelah Pamit dari Mahkamah Konstitusi

Festival UMKM sebagai Strategi Branding

Berbeda dengan RAT konvensional, hadirnya Festival KOPMEN Rejeki menjadi strategi nyata pemerintah dan pengurus koperasi untuk memperkuat branding produk-produk milik anggota. Bupati Satria menekankan tiga poin penting dalam festival ini:

  1. Branding Produk: Memperkenalkan kualitas produk lokal anggota kepada pasar yang lebih luas.

  2. Peluang Usaha: Membuka ruang kolaborasi baru bagi para pelaku usaha lokal Klungkung.

  3. Akselerasi Teknologi: Mendorong koperasi untuk beradaptasi dengan teknologi digital agar layanan semakin cepat, mudah, dan terpercaya.

“Koperasi harus tetap memegang jati diri ‘dari, oleh, dan untuk anggota’, namun tetap harus inovatif. Kita ingin koperasi yang maju dalam pengelolaan, namun tetap harmonis dalam kebersamaan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Bandara Dhoho Kediri Dibangun Tanpa APBN

Kontribusi bagi Kemajuan Daerah

Diharapkan, KOPMEN Rejeki terus konsisten menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif. Dengan tata kelola yang baik, koperasi tidak hanya memberikan manfaat finansial (SHU) bagi anggotanya, tetapi juga berkontribusi positif bagi kemajuan ekonomi Kabupaten Klungkung secara keseluruhan.

“Jika koperasinya sehat, anggotanya makmur, maka daerah pun ikut sejahtera,” pungkas Bupati Satria.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: