LetterNews
21 September 2026
21:34 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

Bela Negara Lewat Ekonomi, Pangdam IX/Udayana Gembleng 745 Siswa Koperasi Merah Putih di Rindam Tabanan

Foto: Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, memberikan pengarahan strategis yang membakar semangat ratusan kader pembangunan nasional.

TABANAN, Letternews.net – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, memberikan pengarahan strategis yang membakar semangat ratusan kader pembangunan nasional. Sebanyak 745 Siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menerima pembekalan intensif militer-ekonomi.

Agenda krusial yang mengusung tema “Bela Negara Melalui Kemandirian Ekonomi Rakyat dan Pengamalan 4 Pilar Kebangsaan Sebagai Garda Terdepan NKRI” ini digelar di Kelas Lapangan Candradimuka, Rindam IX/Udayana, Jalan Kapten Piere Tendean, Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat (3/7/2026).

Kehadiran jenderal bintang dua beserta rombongan pejabat utama Kodam disambut langsung dengan gemuruh yel-yel kebangsaan dari ratusan peserta siswa SPPI secara kompak. Nuansa nasionalisme yang kental menyelimuti Lapangan Candradimuka sejak menit awal pembekalan dimulai.

[irp]

Esensi Bela Negara Modern: Berakar pada Ketahanan Pangan dan Kedaulatan Maritim

Dalam orasinya, Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa esensi bela negara di era modern telah bertransformasi secara dinamis. Pertahanan negara saat ini tidak lagi terbatas pada aspek angkat senjata atau perjuangan fisik militer semata, melainkan erat kaitannya dengan ketahanan pangan, kedaulatan maritim, dan kemandirian ekonomi di tingkat akar rumput.

“Bela negara mencakup upaya nyata kita dalam membangun kemandirian ekonomi di tingkat desa dan kawasan pesisir. Kehadiran KDKMP dan KNMP adalah implementasi langsung dari amanat konstitusi untuk mengelola ekonomi secara bersama demi kemaslahatan anggota, agar bangsa kita memiliki daya tahan kuat dan tidak bergantung pada pihak luar yang merugikan,” tegas Pangdam Mayjen TNI Piek Budyakto di hadapan ratusan siswa.

Landasan yuridis pergerakan ekonomi rakyat ini berakar kuat pada UUD NRI 1945 (Pasal 27 ayat 3, Pasal 30 ayat 1, dan Pasal 33), UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pengembangan Koperasi Merah Putih. Pangdam meminta seluruh siswa mengaktualisasikan Empat Pilar Kebangsaan melalui pengelolaan koperasi yang berlandaskan asas keadilan ekonomi, persatuan, dan toleransi kebhinekaan.

[irp]

Target Terpenuhi 100 Persen di Bali-Nusra, TNI Siap Benteng radikalisme

Selain penguatan ekonomi, Mayjen Piek Budyakto mengingatkan para siswa mengenai ancaman non-militer kontemporer yang gencar menyasar generasi muda, seperti arus negatif penyalahgunaan media sosial, hoaks, paham radikalisme, hingga intoleransi. Kader KDKMP dan KNMP diinstruksikan menjadi benteng moral sekaligus agen perubahan yang meluruskan distorsi informasi di masyarakat.

Sebagai bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat, pembentukan unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana (Bali, NTB, dan NTT) per Mei 2026 telah sukses mencapai target 100 persen. Sebarannya meliputi:

  • 38 Unit di Provinsi Bali

  • 55 Unit di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

  • 73 Unit di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Khusus untuk klaster Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Kodam IX/Udayana menginstruksikan fokus penuh pada pencapaian kedaulatan hasil laut, proteksi harga jual yang adil bagi nelayan tradisional, serta jaminan pasokan pangan berbasis bahari secara nasional.

Turut hadir mendampingi Pangdam dalam agenda tersebut antara lain Danrindam IX/Udayana, Liaison Officer (LO) Kemhan RI, Asintel Kasdam IX/Udayana, serta jajaran pejabat jajaran Rindam IX/Udayana dan para pendamping siswa SPPI.

Editor: Rudi