LetterNews
04 November 2026
03:49 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
22 October 2026 18:19 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Rudianto | Dipublikasikan: 22 October 2026, 18:19 WITA

Dari Sekolah untuk Demokrasi, KPU Bali Pantau Pemilos Serentak di Bangli dan Tabanan Guna Perkuat Pendidikan Pemilih Pemula

Simulasi Rantai Pemilu Nyata di Lingkungan Sekolah: Komisioner KPU Bali Apresiasi Antusiasme Ratusan Pelajar SMP Hingga SMA/SMK Praktikkan Demokrasi Berintegritas

Dari bangku sekolah menuju warga negara yang cerdas dan berintegritas! KPU Provinsi Bali menggelar monitoring Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) Serentak di Kabupaten Bangli dan Tabanan (21/10/2026). Foto: Hum.

BANGLI, Letternews.net – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi intensif terhadap pelaksanaan Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pemilos) Serentak di Kabupaten Bangli dan Kabupaten Tabanan, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen KPU Provinsi Bali dalam memperkuat pendidikan demokrasi serta meningkatkan literasi kepemiluan bagi para pemilih pemula sejak dini melalui praktik langsung di laboratorium sekolah.

Di Kabupaten Bangli, pemantauan dipimpin oleh Anggota KPU Provinsi Bali, Anak Agung Raka Nakula, di SMK Negeri 4 Bangli. Di saat yang sama, Anggota KPU Bali Luh Putu Sri Widyastini meninjau langsung keseruan Pemilos di SMA Negeri 1 Tembuku dan SMA Negeri 2 Bangli.

Sementara itu di Kabupaten Tabanan, Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, memimpin tim monitoring ke SMPN 1 Tabanan, SMPN 2 Marga, serta SMAN 1 Kediri. Pelaksanaan Pemilos Serentak di Tabanan berlangsung secara kolosal dan masif dengan melibatkan 47 SMP/MTs serta 26 SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan.

Adaptasi Rantai Pemilu Nyata dan Tanamkan Nilai Integritas Sejak Dini

Dalam pelaksanaannya, Pemilos Serentak mengadopsi seluruh tahapan resmi Pemilu, mulai dari pemutakhiran data pemilih sekolah, masa kampanye, adu gagasan dalam debat pasangan calon, penyediaan logistik, hingga proses pemungutan dan penghitungan suara yang diawasi oleh saksi dan pengawas siswa secara transparan.

Anggota KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, menegaskan bahwa Pemilos menjadi wahana edukatif paling efektif agar siswa tidak sekadar memahami demokrasi secara teori dari buku pelajaran.

“Praktik langsung melalui Pemilos memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata cara dan prinsip dasar Pemilu. Keterlibatan aktif siswa sebagai pemilih, panitia, pengawas, maupun saksi menanamkan nilai kejujuran, transparansi, partisipasi, sportivitas, dan tanggung jawab,” tegas John Darmawan saat dikonfirmasi di Tabanan.

Para komisioner KPU Bali juga berinteraksi dan berdiskusi langsung dengan para siswa di TPS sekolah. Ratusan pelajar menyambut antusias pengalaman ini dan mengaku lebih siap serta bijak saat kelak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah di masa mendatang.