Tembus Indeks 0,94 Sangat Baik, DPD RI Apresiasi Manajemen Sistem Merit ASN Pemprov Bali

 Tembus Indeks 0,94 Sangat Baik, DPD RI Apresiasi Manajemen Sistem Merit ASN Pemprov Bali

Foto: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI terkait Sinergi Penataan dan Pengembangan Manajemen ASN di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (7/9/2026).

DENPASAR, Letternews.net Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) menuju birokrasi profesional, kompeten, dan berkelas dunia. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI terkait Sinergi Penataan dan Pengembangan Manajemen ASN di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (7/9/2026).

Rapat kerja strategis ini menjadi ajang koordinasi antara Pemprov Bali, DPD RI, serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam mengimplementasikan mandat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Kami menyadari betul bahwa untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima serta iklim birokrasi yang sehat, penerapan sistem merit dan manajemen talenta adalah kunci utama. Pengisian jabatan strategis dan pengembangan karier ASN benar-benar didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta potensi, bukan atas dasar pertimbangan subjektif, KKN, maupun dinamika politik praktis,” tegas Giri Prasta.

BACA JUGA:  Satu Dekade Denpasar Kite Festival, Langit Mertasari Sanur Dihiasi 763 Layangan Tradisional Bali

Capaian Indeks Sistem Merit Pemprov Bali Raih Kategori “Sangat Baik”

Kepala BKPSDM Provinsi Bali, I Wayan Budiasa, memaparkan data profil kepegawaian Pemprov Bali per 1 Agustus 2026 yang mencatatkan total 20.896 ASN. Jumlah tersebut terdiri dari:

  • PNS: 7.790 orang

  • CPNS: 9 orang

  • PPPK: 9.247 orang

  • PPPK Paruh Waktu: 3.850 orang

Atas penataan kepegawaian tersebut, Pemprov Bali berhasil menorehkan Indeks Sistem Merit sebesar 0,94 dengan Kategori IV (Sangat Baik). Capaian ini didukung oleh lima ekosistem digital terintegrasi:

  1. SIMATA: Pemetaan talenta dan pengelolaan talent pool.

  2. SIKEPO: Pengelolaan dan evaluasi kinerja ASN secara berkelanjutan.

  3. KBS CORPU: Manajemen pelatihan dan pembelajaran (Corporate University).

  4. Assessment Center: Penilaian potensi dan uji kompetensi perilaku.

  5. SIMPEG: Sistem informasi pemutakhiran data manajemen ASN.

BACA JUGA:  Gubernur Koster: AI Tak Boleh Menggantikan Kecerdasan Budaya, Dorong Bali Jadi Laboratorium Lingkungan Binaan

DPD RI Jadikan Bali Percontohan Nasional

Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi Pemprov Bali. Ia menilai penerapan sistem merit di Bali sudah sangat matang, sehingga layak dijadikan percontohan nasional (best practice) bagi daerah lain di Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Satya Pratama, mengemukakan bahwa BKN telah menyiapkan 15 kebijakan pro-karier ASN. Kebijakan tersebut berfokus pada percepatan layanan digital, pengembangan karier berbasis kompetensi, peningkatan kesejahteraan, serta penguatan meritokrasi agar ASN senantiasa adaptif dan humanis.

Editor: Rudi

.

Bagikan: