Sekda Dewa Indra Tekankan Pemenuhan Hak Anak Jadi Fondasi Utama Pembangunan SDM Bali

 Sekda Dewa Indra Tekankan Pemenuhan Hak Anak Jadi Fondasi Utama Pembangunan SDM Bali

Foto: Anak adalah aset yang sangat penting bagi keluarga maupun bangsa. Perhatian dan pemenuhan hak-hak mereka saat ini akan sangat menentukan kualitas SDM daerah di masa depan,” tegas Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kamis (20/8/2026)

DENPASAR, Letternews.net Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa pemenuhan hak anak merupakan fondasi paling mendasar dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka acara bertajuk Pemenuhan Hak Anak Melalui Penguatan Peran Keluarga dan Partisipasi Anak dalam Proses Pembangunan di Aula Jempiring Bappeda Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (20/8/2026). Menurutnya, pengoptimalan tumbuh kembang anak memerlukan sinergi kuat antara perhatian keluarga dan kebijakan pemerintah.

“Anak adalah aset yang sangat penting bagi keluarga maupun bangsa. Perhatian dan pemenuhan hak-hak mereka saat ini akan sangat menentukan kualitas SDM daerah di masa depan,” tegas Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kamis (20/8/2026).

Dorong Partisipasi Anak dan Predikat Kabupaten/Kota Layak Anak

Sekda Dewa Indra mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam atau posisi geografis, melainkan oleh kualitas manusianya yang dibentuk sejak dini.

Berikut poin-poin utama yang ditekankan Pemprov Bali dalam menjamin pemenuhan hak anak:

  • Anak Sebagai Subjek Pembangunan: Anak tidak hanya ditempatkan sebagai objek kebijakan, melainkan harus diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan.

BACA JUGA:  Pemprov Bali Minta Warga Waspadai Akun Palsu "wyn kstr" Catut Nama Gubernur Koster
  • Akses Layanan Dasar: Pemenuhan hak dasar meliputi jaminan akses kesehatan yang memadai, pendidikan berkualitas, serta lingkungan sosial yang aman dan mendukung.

  • Implementasi Nyata KLA: Seluruh kabupaten/kota di Bali yang telah meraih predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) diminta memastikan capaian tersebut tidak sekadar menjadi label administratif, melainkan diwujudkan dalam program pelayanan publik yang konkret.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber ahli, yakni Dewa Ayu Eka Putri serta Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah III KemenPPPA, Rr. Endah Sri Rejeki, S.E., MIDEA, Ph.D., guna memperkuat komitmen bersama lintas pemangku kepentingan.

Editor: Lilla

.

Bagikan: