5 Penumpang Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian Korban Kapal Terbakar di Selat Lombok ke Barat Daya

 5 Penumpang Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian Korban Kapal Terbakar di Selat Lombok ke Barat Daya

Foto: Tim SAR Gabungan

5 Penumpang Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian Korban Kapal Terbakar di Selat Lombok ke Barat Daya

DaerahJumat, 14 Agustus 2026 · 09:24 WITARedaksi1 pembaca2 menit baca

MATARAM, Letternews.net Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban insiden terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok terus digencarkan. Memasuki hari Kamis (13/8/2026), Tim SAR Gabungan kini memfokuskan operasi penyisiran untuk mencari lima orang penumpang yang dilaporkan masih hilang.

Guna memaksimalkan pencarian, Kantor SAR Mataram bersinergi dengan Kantor SAR Denpasar memperluas area jelajah. Dengan mengerahkan alat utama berupa kapal KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram, tim bergerak menyisir perairan dari titik awal kejadian (datum) menuju arah barat daya.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyatakan bahwa pencarian dilakukan secara paralel. Tim tidak hanya mengandalkan penyisiran langsung di permukaan laut, tetapi juga aktif berkoordinasi dengan unsur pelayaran di sekitar lokasi.

“Selain penyisiran langsung, kami juga menginstruksikan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok agar dapat memberikan bantuan awal, atau segera menginformasikan kepada posko apabila menemukan korban,” tegas Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, Kamis (13/8/2026).

[irp]

Update Data Evakuasi dan Strategi Pemapelan

Metode pemapelan (penyebarluasan informasi darurat) dinilai sangat krusial untuk memperluas jangkauan radar pencarian, mengingat dinamisnya arus laut di Selat Lombok.

Beberapa fakta terkini terkait operasi SAR gabungan ini meliputi:

  • Status Evakuasi Korban: Hingga Kamis (13/8/2026), total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 212 orang. Sebanyak 211 penumpang dinyatakan selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 5 orang masih dalam status pencarian.

[irp]

  • Sinergitas Antar-Instansi: Operasi besar ini melibatkan dukungan penuh dari Basarnas (Mataram & Denpasar), Lanal Mataram, Polda NTB, KSOP Lembar, KKP Lembar, KP3 Lembar, hingga SGi Air Bali.

  • Dukungan Medis: Penanganan pasca-evakuasi didukung langsung oleh tenaga medis dari RS Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Lombok Barat, serta jaminan perlindungan dari Jasa Raharja.

Tim SAR Gabungan berkomitmen untuk terus mengoptimalkan seluruh sumber daya armada dan personel yang tersedia. Perluasan koordinasi dengan kapal nelayan maupun niaga diharapkan mampu mempercepat proses penemuan kelima korban.

Editor: Rudi