LetterNews
21 September 2026
21:37 WITA
Topik Populer:
#KPK#Letternews#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Denpasar#Wayan Koster#Pemkot Denpasar#OJK

HBA ke-66, PT Pramana Artha Raharja Apresiasi Penegakan Hukum Transparan di Sektor Konstruksi

Foto: Manajemen PT Pramana Artha Raharja mengucapkan Selamat Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-66 Tahun 2026 kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia (22 Juli 2026).

DENPASAR, Letternews.net Manajemen PT Pramana Artha Raharja, perusahaan terkemuka di bidang jasa konstruksi jalan dan jembatan di Bali, secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Korps Adhyaksa Kejaksaan Republik Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-66, Rabu (22/7/2026).

Peringatan HBA ke-66 Tahun 2026 ini mengusung tema “Jaksa Profesional, Berintegritas, dan Humanis dalam Menegakkan Hukum dan Keadilan”.

[irp]

Manajemen PT Pramana Artha Raharja menilai momentum peringatan ini sangat relevan dalam memperkuat komitmen penegakan hukum yang adil, khususnya untuk mendukung iklim usaha dan pembangunan infrastruktur daerah yang sehat.

“Selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 Tahun 2026 kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia. Semoga Korps Adhyaksa semakin profesional, berintegritas, dan humanis dalam mengawal penegakan hukum serta keadilan di Indonesia,” tulis Manajemen PT Pramana Artha Raharja.

[irp]

Peran Strategis Kejaksaan Mengawal Pembangunan Infrastruktur

Sebagai pelaku industri konstruksi jalan dan jembatan di Pulau Dewata, PT Pramana Artha Raharja merasakan langsung pentingnya peran pendampingan hukum (legal assistance) serta pengawasan preventif dari Korps Adhyaksa.

Pengawasan yang berintegritas terbukti mampu mendorong transparansi, mencegah penyimpangan, serta memastikan proyek-proyek infrastruktur publik selesai tepat waktu dan tepat mutu.

[irp]

Beberapa poin penting peran Kejaksaan di sektor pembangunan meliputi:

  • Pendampingan Proyek Strategis: Memastikan tata kelola administrasi dan pelaksanaan fisik jalan serta jembatan berjalan sesuai regulasi.

  • Kepastian Hukum Investasi: Mewujudkan iklim usaha jasa konstruksi yang kondusif, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

  • Pengawasan Preventif: Mencegah potensi permasalahan hukum sejak tahap perencanaan hingga penyerahan hasil pekerjaan.

Dengan semangat HBA ke-66, PT Pramana Artha Raharja berharap sinergi antara aparat penegak hukum dan pelaku industri konstruksi semakin solid demi mewujudkan pemerataan infrastruktur jalan dan jembatan yang berkualitas bagi masyarakat Bali.

Editor: Rudi