
BADUNG, Letternews.net – Pemerintah Kabupaten Klungkung resmi memperkuat kolaborasi strategis bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Langkah ini ditandai dengan kesepakatan riset serta penyerahan hibah peralatan teknologi maritim pada konferensi internasional Maritime Safety International Conference (MASTIC) 2026 di Kuta Paradiso Hotel, Badung, Rabu (22/7/2026).
Konferensi internasional MASTIC 2026 yang mengusung tema “Cutting Edge Technology and Sciences for Enhancing Maritime Safety, Security, Health and Environment” menjadi pijakan krusial bagi Pemkab Klungkung untuk memodernisasi tata kelola perairan dan kawasan pesisir.
[irp]
Bupati Klungkung, I Made Satria, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen berkelanjutan dari ITS dalam mendukung kemajuan daerah Klungkung, khususnya di sektor kebaharian dan penataan wilayah kepulauan.
“Malam yang sangat bahagia bagi kami di Kabupaten Klungkung. Kerja sama dengan ITS ini merupakan langkah krusial dalam meningkatkan sistem keamanan laut serta penataan wilayah pesisir kami secara berkelanjutan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ITS atas bantuan riset dan hibah peralatan ini,” ujar Bupati Made Satria.
[irp]
Dalam forum tersebut, akademisi ITS terkemuka asal Desa Tihingan Klungkung, Prof. Ketut Buda Artana, memaparkan inovasi teknologi keselamatan pelayaran berupa perangkat lunak unggulan bernama iStow.
Perangkat lunak iStow merupakan karya Departemen Teknik Transportasi Laut, Fakultas Teknologi Kelautan ITS, yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan penataan muatan kapal (stowage planning) sekaligus menghitung stabilitas muatan kapal secara otomatis.
[irp]
Beberapa manfaat utama dari penerapan teknologi dan hibah peralatan ini meliputi:
Peningkatan Keselamatan Kapal: Meminimalkan risiko kecelakaan pelayaran akibat kesalahan perhitungan muatan.
Monitoring Real-Time: Mengoptimalkan pengawasan serta efisiensi manuver keselamatan pelayaran di wilayah perairan Klungkung.
Konektivitas Kepulauan: Mendukung kelancaran transportasi laut antar-pulau, khususnya jalur menuju kawasan Nusa Penida.
Sinergi antara Pemkab Klungkung dan ITS Surabaya ini diharapkan menjadi tolok ukur nasional dalam penerapan teknologi tepat guna untuk menjaga keselamatan pelayaran serta melestarikan ekosistem pesisir.
Editor: Rizal