LetterNews
02 November 2026
23:01 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
10 July 2026 23:39 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 10 July 2026, 23:39 WITA

Kreativitas Pemuda Kesiman Petilan Memukau, Wawali Arya Wibawa Sebut Penjor Mini Berpotensi Jadi Suvenir Berkelas Wisatawan

Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Kehadiran Wawali Arya Wibawa turut didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar.

DENPASAR, Letternews.net – Kreativitas sekaa teruna-teruni di Kota Denpasar dalam melestarikan seni budaya kian inovatif dan adaptif. Keberhasilan para pemuda ini terlihat jelas dalam perhelatan Meranggi Festival yang diinisiasi oleh Sekaa Teruna (ST) Yowana Dharma Laksana, Banjar Meranggi, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Kamis (9/7/2026).

Ajang yang mengedepankan kelestarian tradisi ini dihadiri dan diapresiasi langsung oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Kehadiran Wawali Arya Wibawa turut didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Bali Anak Agung Gede Agung Suyoga, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Denpasar.

[irp]

Wawali Kagumi Detail Artistik dan Narasi Kuat Peserta

Dalam kunjungannya, Wawali Arya Wibawa secara detail meninjau langsung deretan karya seni penjor mini hasil garapan para peserta. Ia juga berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba serta menyerahkan bantuan dana apresiasi dari Pemkot Denpasar kepada jajaran panitia festival.

“Kami sangat bangga melihat kreativitas generasi muda dalam berkarya melalui seni penjor mini. Kegiatan seperti ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan media pembelajaran nyata untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisi Bali. Ini harus terus dilestarikan dan diberikan ruang seluas-luasnya,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, ia melihat adanya peluang ekonomi kreatif baru dari kompetisi ini. Detail seni yang rapi, presisi, dan indah pada penjor mini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai cenderamata (suvenir) khas Bali bermutu tinggi, sehingga wisatawan bisa membawa pulang memori tradisi Bali dalam bentuk yang lebih praktis.

[irp]

Diikuti 24 Peserta, Menarik Minat Seniman Luar Bali

Ketua ST Yowana Dharma Laksana, Kadek Yoga Febrian Ramartha, memaparkan bahwa Lomba Penjor Mini tahun ini diikuti oleh 24 peserta. Menariknya, daya tarik kompetisi ini tidak hanya menyasar para seniman lokal dari berbagai kabupaten di Bali, melainkan berhasil memikat kepesertaan dari luar Pulau Bali.

Daftar Jawara Lomba Penjor Mini Meranggi Festival:

  • Juara I: Tim Dom Bungkil

  • Juara II: Aik Jabrik

  • Juara III: I Kadek Juana Putra

  • Juara Harapan I: I Putu Wahyu Saputra

  • Juara Harapan II: I Nyoman Juliastika

  • Juara Harapan III: Demen Mamenjor

Banjar Meranggi sendiri memang dikenal memiliki rekam jejak panjang sekaligus gudang prestasi dalam perlombaan penjor, baik di tingkat desa maupun Kota Denpasar.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan Pemkot Denpasar dan Desa Kesiman Petilan. Kami berharap ke depan Lomba Penjor Mini ini bisa dinaikkan levelnya menjadi agenda yang lebih luas, bahkan diintegrasikan ke dalam rangkaian Kesiman Festival atau agenda kebudayaan tahunan resmi Pemkot Denpasar sebagai wadah berkelanjutan bagi pemuda,” pungkas Kadek Yoga.

Editor: Rizal

Mari bergabung bersama kami!