LetterNews
02 November 2026
21:01 WITA
Topik Populer:
#Letternews#KPK#PLN#Bali#Korupsi#Polda Bali#Wayan Koster#Denpasar#Pemkot Denpasar#OJK
04 June 2026 08:55 WITA
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi | Dipublikasikan: 04 June 2026, 08:55 WITA

Sapu Bersih LT II Dentim, Regu Rayap dan Hoya SMPN 14 Denpasar Siap Tempur ke Lomba Tingkat III

Foto: Melalui perjuangan yang ketat, Regu Rayap (Putra) dan Regu Hoya (Putri) sukses mengantongi tiket emas menuju LT III setelah dinobatkan sebagai Regu Berprestasi Tinggi (Juara Umum).

DENPASAR, Letternews.net – Dominasi mutlak ditunjukkan oleh pangkalan SMP Negeri 14 Denpasar dalam ajang Lomba Tingkat II (LT II) Regu Pramuka Penggalang Kwartir Ranting (Kwarran) Denpasar Timur Tahun 2026. Melalui perjuangan yang ketat, Regu Rayap (Putra) dan Regu Hoya (Putri) sukses mengantongi tiket emas menuju LT III setelah dinobatkan sebagai Regu Berprestasi Tinggi (Juara Umum).

Keberhasilan luar biasa ini menandai berakhirnya gelaran LT II Dentim yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, 1–3 Juni 2026, yang dipusatkan di Lapangan Utama SMP Negeri 14 Denpasar. Acara resmi ditutup pada Rabu (3/6/2026) sore oleh Ketua Kwarran Denpasar Timur.

[irp posts=”26396″ ]

Kwarran Dentim Bidik Sejarah Baru di Tingkat Cabang

Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Denpasar Timur, Ni Made Seniwati, S.Pd., dalam sambutan penutupannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemenang. Dirinya membakar semangat Regu Rayap dan Regu Hoya agar segera mempersiapkan fisik dan mental menuju ajang Lomba Tingkat III di level Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Denpasar.

Seniwati berpesan agar perwakilan Dentim ini senantiasa menjaga sportivitas tinggi selama perlombaan. Pihak Kwarran pun menargetkan misi besar untuk mengulang kejayaan sejarah kepramukaan di Denpasar Timur.

“Kami berharap Denpasar Timur dapat mengulang sejarah LT III sebelumnya, di mana regu dari Dentim mampu lolos mewakili Kwarcab Denpasar menuju Lomba Tingkat IV (LT IV) di tingkat daerah (Provinsi Bali). Untuk itu, Kwarran Dentim akan memberikan pembinaan intensif secara khusus selama masa persiapan melalui pelatih dan pembina yang kompeten di bidangnya masing-masing,” ujar Made Seniwati.

[irp posts=”25540″ ]

Kompetisi Ketat Menuju Puncak Pramuka Garuda

Lebih lanjut, Seniwati menjelaskan bahwa Lomba Tingkat merupakan ajang prestasi berjenjang yang sangat prestisius. Pramuka Penggalang harus merangkak dari titik terbawah, mulai dari LT I di tingkat Gugusdepan, LT II di tingkat Ranting, hingga nantinya bersaing di LT III Cabang melawan masing-masing perwakilan dari 4 Kwarran se-Kota Denpasar.

Bagi regu yang belum berhasil meraih prestasi tertinggi pada tahun ini, Ka Kwarran mengingatkan agar tidak berkecil hati karena kesempatan serupa akan kembali bergulir 4 tahun mendatang.

“Pramuka itu tidak hanya soal berkompetisi atau berlomba di lapangan. Rapor sejati seorang Pramuka adalah Syarat Kecakapan Umum (SKU). Apabila adik-adik mampu mencapai tingkatan terbaik mulai dari Penggalang Ramu, Rakit, Terap, hingga puncaknya meraih predikat Pramuka Garuda, itulah prestasi yang sesungguhnya,” tegasnya.

[irp]

Apresiasi Kamabigus dan Evaluasi Taktis Pembina Pendamping

Keberhasilan mengawinkan gelar juara putra dan putri ini disambut rasa bangga oleh Kepala SMP Negeri 14 Denpasar selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus), I Komang Agus Ugrasena, S.Pd., M.Pd. Saat dihubungi oleh Letternews.net, dirinya mengaku sangat bangga atas kerja keras anak didiknya yang mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat kecamatan.

Keberhasilan taktis ini diakui tidak lepas dari tangan dingin tim Pembina Pendamping (Bindamping), yakni I Komang Sugiyanta, S.Pd. (Putra) dan Putu Eka Ratna, S.Pd. (Putri).

“Kami sangat bangga adik-adik penggalang putra dan putri bisa meraih prestasi terbaik ini. Ini murni hasil kerja keras, ketekunan, dan disiplin mereka saat berlatih. Kami selaku pembina hanya bertugas mendorong, mengarahkan, dan mendampingi prosesnya saja,” tutur Putu Eka Ratna.

Menghadapi persaingan yang dipastikan jauh lebih ketat di LT III mendatang, tim pembina SMPN 14 Denpasar mengaku tidak mau jemawa. Mereka akan memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap catatan-catatan kecil atau kekurangan yang sempat muncul selama pelaksanaan LT II kemarin.

Editor: Rudi.