Wayan Koster Maju 3 Periode? Jubir Gubernur Bali: Itu Hoaks, Jangan Mau Diadu Domba!
HUT ke-22 Baladika Bali: Komang Merta Jiwa Tegaskan Komitmen Pengabdian Nyata Melalui Aksi Sosial dan Lingkungan
Foto: Peringati HUT ke-22, Baladika Bali melalui Sekjen Komang Merta Jiwa salurkan 2.200 komposter di Sading, donor darah, dan bantuan disabilitas. Simak aksi nyatanya!

BADUNG, Letternews.net — Memasuki usia ke-22, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Baladika Bali menegaskan transformasi perannya ke arah pengabdian masyarakat yang lebih bermakna. Mengusung tema “Merawat Pertiwi dan Melindungi Lingkungan”, Baladika Bali di bawah komando Sekretaris Jenderal (Sekjen), Komang Merta Jiwa, melakukan berbagai aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Sekjen Baladika Bali yang juga merupakan Anggota DPD RI terpilih perwakilan Bali, Komang Merta Jiwa (akrab disapa Komang Sejiwa), menyampaikan bahwa momentum ulang tahun kali ini adalah pembuktian atas komitmen sebagai ksatria penjaga harmoni Bali.
Solusi Sampah dari Akar Rumput
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pemberian bantuan 2.200 unit tong bag komposter kepada kepala keluarga di Kelurahan Sading. Aksi ini menjadi jawaban atas tantangan pengelolaan sampah berbasis sumber yang tengah digalakkan di seluruh Bali.
“Kami sepakat ikut andil membantu mengatasi permasalahan sampah. Dengan mengalirkan 2.200 unit komposter ini, kami berharap masyarakat dapat mengelola sampah organik secara mandiri di rumah masing-masing,” ujar Komang Sejiwa, Jumat (8/5).
Ksatria yang Mengabdi: Dari Donor Darah hingga Bantuan Disabilitas
Selain isu lingkungan, rangkaian HUT ke-22 ini juga diisi dengan aksi kemanusiaan. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), seluruh anggota Baladika Bali ikut serta dalam aksi donor darah serentak di setiap Kabupaten/Kota se-Bali. Tak hanya itu, bantuan juga disalurkan bagi penyandang kebutuhan khusus sebagai bentuk kepedulian sosial.
Komang Sejiwa memahami bahwa perspektif masyarakat terhadap ormas sangat beragam. Namun, ia memilih untuk menjawabnya melalui pengabdian nyata.
“Sebagai ksatria, kami berkomitmen untuk tetap hadir menjaga ketertiban, merawat lingkungan, serta memperkuat harmoni di tengah masyarakat. Besar harapan kami, langkah kecil ini mampu memberi dampak besar dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menjaga Bali, rumah kita bersama,” tegasnya dengan penuh optimisme.
Editor: Rudi.







