Pimpin YKI Denpasar 2026-2031, Ny. Suwandewi Eddy Mulya Siap Perangi Kanker Lewat Sinergi Global
Pimpin YKI Denpasar 2026-2031, Ny. Suwandewi Eddy Mulya Siap Perangi Kanker Lewat Sinergi Global
Foto: Ny. Suwandewi Eddy Mulya resmi pimpin YKI Kota Denpasar 2026-2031. Fokus pada sinergi lintas stakeholder & promosi pola hidup sehat cegah kanker.

DENPASAR, Letternews.net – Langkah baru dalam upaya penanggulangan kanker di Ibu Kota Provinsi Bali resmi dimulai. Ny. Suwandewi Eddy Mulya secara resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Bali Kota Denpasar masa bhakti 2026-2031. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Bali International Hospital (BIH), Sanur, pada Kamis (30/1).
Pengukuhan ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama dan penyematan pin simbolis oleh Ketua YKI Cabang Koordinator Bali, Dr. dr. Anak Agung Ayu Ngurah Susraini, Sp.PA, Subsp. S.P.(K). Selain Denpasar, pengurus YKI untuk delapan kabupaten lainnya di Bali juga turut dilantik secara serentak.
Kolaborasi Tanpa Batas untuk Pencegahan Dini
Usai dilantik, Ny. Suwandewi Eddy Mulya menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem kesehatan yang lebih tangguh melalui kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa YKI Denpasar harus menjadi jembatan informasi yang efektif antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.
“Kami meminta seluruh pengurus agar bisa bersinergi memberikan penyuluhan serta menjaring informasi tentang kanker. Fokus utama kita adalah membangkitkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pola hidup sehat dan memerangi kanker melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujar Ny. Suwandewi.
Ia juga mengajak seluruh pengurus cabang kabupaten/kota se-Bali yang baru dilantik untuk bergerak bersama secara kolektif guna mengurangi risiko kanker di tengah masyarakat Bali.
Mengedepankan Upaya Preventif dan Promotif
Ketua YKI Cabang Koordinator Bali, Dr. dr. Anak Agung Ayu Ngurah Susraini, mengingatkan bahwa meskipun kanker adalah penyakit tidak menular, angka insidennya terus menunjukkan tren peningkatan, baik di tingkat global maupun di Bali.
“Dengan pengukuhan pengurus baru ini, kami berharap program-program kedepannya bisa lebih preventif dan promotif. Sosialisasi pola hidup sehat harus masif dilakukan agar setiap individu mampu melakukan pencegahan secara dini,” jelas Ayu Ngurah Susraini.
Pemilihan lokasi pelantikan di Bali International Hospital (BIH) Sanur juga menjadi sinyalemen positif bahwa penanggulangan kanker di Bali kini didukung oleh fasilitas kesehatan berstandar internasional, memperkuat posisi Denpasar sebagai pusat layanan kesehatan berkualitas di Indonesia Timur.
Editor: Rudi.







