
DENPASAR, Letternews.net — Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar berubah menjadi pusat kreativitas pop culture saat penyelenggaraan Area Creator VI, Sabtu (07/02/2026). Event kolosal yang diinisiasi oleh Cre:HA Project ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang hadir meninjau bersama anggota DPD RI, I.B Rai Dharmawijaya Mantra.
Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata dan Badan Kreatif (BKRAF) menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar pameran, melainkan motor penggerak ekosistem ekonomi kreatif bagi generasi muda.
[irp]
Dalam kunjungannya, Wawali Arya Wibawa menekankan bahwa Area Creator VI adalah ruang berekspresi yang mampu membuka peluang ekonomi nyata. Kreativitas anak muda Denpasar kini tidak lagi sekadar hobi, tetapi sudah merintis jalur bisnis baru melalui inovasi konten.
“Event ini sangat bagus untuk mendukung pengembangan kreativitas anak muda. Tidak hanya ruang ekspresi, tetapi juga sarana peningkatan keterampilan dan memperkuat personal branding sehingga kreator kita punya kepercayaan diri untuk memperluas jaringan bisnis,” ujar Arya Wibawa.
[irp]
Area Creator VI menghadirkan lebih dari 60 booth yang terdiri dari circle kreator, komunitas hobi, hingga sektor F&B. Salah satu daya tarik utama adalah Indonesia Cosplay Grand Prix (ICGP) Regional Bali.
Public Relations Cre:HA Project, Agus Kusuma Jaya, menjelaskan bahwa pemenang regional ini akan bertarung di tingkat nasional untuk memperebutkan tiket ke Jepang dalam ajang World Cosplay Summit di Nagoya.
“Kami juga menghadirkan Creha Talk sebagai sesi sharing bersama profesional industri kreatif, serta Lomba IP Komik. Spesial bagi pemenang komik, kami akan memfasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta pendampingan pengembangan IP selama satu tahun,” jelas Agus.
[irp]
Kemeriahan event ini semakin terasa dengan kehadiran penyanyi asal Malaysia, Rina Hime, serta penampilan dari grup lokal Nextanative dan Gochikara yang membawakan karya koreografi dan lagu orisinal.
Area Creator VI sukses membuktikan bahwa Denpasar memiliki ekosistem yang suportif bagi para kreator untuk pamer karya, mulai dari ilustrasi, komik, game komunitas, hingga pertunjukan kabaret cosplay berskala internasional.
Editor: Lil.