Kesenian Kontemporer Bali Butuh Panggung Seimbang, Ibu Putri Koster Siapkan Lomba Drama Modern
Wujudkan Instruksi Presiden Prabowo, Wawali Arya Wibawa Pimpin Aksi Kolosal Bersih-Bersih Pantai Sanur
Foto: Wawali Denpasar Arya Wibawa pimpin aksi bersih Pantai Mertasari Sanur sesuai arahan Presiden Prabowo. Aksi rutin jelang HUT ke-238 Kota Denpasar.

DENPASAR, Letternews.net – Pemerintah Kota Denpasar bergerak serentak menjaga estetika pesisir melalui aksi bersih-bersih pantai dan penanaman pohon. Dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, aksi ini difokuskan di Pantai Mertasari, Sanur, pada Jumat (06/02/2026) pagi.
Kegiatan kolaboratif ini melibatkan ASN Pemkot Denpasar, TNI/Polri, BKKBN, mahasiswa, hingga petugas kebersihan sebagai bentuk komitmen nyata menjaga wajah pariwisata Denpasar.
Gerakan Berkelanjutan Sesuai Arahan Pusat
Wawali Arya Wibawa, didampingi Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menegaskan bahwa aksi ini merupakan implementasi dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di musim penghujan, khususnya di kawasan pesisir Bali.
“Hari ini kita bergerak bersama membersihkan Pantai Sanur. Namun, saya berharap kegiatan ini tidak berhenti hari ini saja. Harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sekitar,” tegas Arya Wibawa.
Apresiasi Budaya Gotong Royong Warga Sanur
Wawali juga memberikan apresiasi khusus kepada para pedagang lokal dan pihak hotel di kawasan Sanur. Menurut pengamatannya, para pedagang secara swadaya sudah mulai membersihkan area jualan mereka sejak pukul 04.30 WITA, sehingga kawasan pantai sudah nampak asri pada pukul 06.00 WITA.
“Ini adalah gerakan bersama, gerakan gotong royong. Mari kita jadikan momentum hari ini untuk terus mengobarkan semangat menjaga kebersihan pantai dan lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Waspada Fenomena Sampah Musiman
Kepala Dinas LHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, menjelaskan bahwa aksi ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar. Ia menyoroti tantangan sampah musiman di sisi timur Bali.
“Biasanya pada bulan Mei hingga Juli, angin timur membawa sampah berupa lumut, sisa rumput laut, hingga plankton ke pesisir Sanur dan Padanggalak. Meski berbeda dengan sampah plastik di sisi barat, fenomena ini tetap membuat pantai terlihat kotor sehingga kolaborasi rutin sangat diperlukan,” jelasnya.
Editor: Rudi.







