Wawali Arya Wibawa Hadiri Pengukuhan Profesor ISI Bali: Harap Dua Guru Besar Anyar Jadi Obor Pengetahuan yang Perkuat Denpasar sebagai Kota Budaya dan Kreatif Global

 Wawali Arya Wibawa Hadiri Pengukuhan Profesor ISI Bali: Harap Dua Guru Besar Anyar Jadi Obor Pengetahuan yang Perkuat Denpasar sebagai Kota Budaya dan Kreatif Global

Foto : Wawali Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa berkesempatan menghadiri pengukuhan Profesor/Guru Besar di lingkungan Insitut Seni Indonesia (ISI) Bali. Pengukuhan dua orang Guru Besar Anyar di ISI Bali ini dilaksanakan di Gedung Citta Kelangen ISI Bali pada Selasa (2/12) pagi

DENPASAR, Letternews.net – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Sidang Senat Terbuka dalam rangka pengukuhan dua Profesor/Guru Besar baru di lingkungan Institut Seni Indonesia (ISI) Bali. Pengukuhan dilaksanakan secara khidmat di Gedung Citta Kelangen ISI Bali pada Selasa (2/12).

Dua Guru Besar Anyar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. I Gede Yudarta, S.SKar., M.Si (Bidang Pengkajian Seni) dan Prof. Dr. Ni Made Arshiniwati, SST., M.Si (Bidang Pengkajian Seni dan Budaya).

BACA JUGA:  Kadis DKLH Bali Tegaskan: TPA Suwung Tetap Tutup untuk Sampah Organik

Guru Besar Bukan Sekadar Capaian, Tapi Tanggung Jawab Intelektual

Atas nama Pemkot Denpasar, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi kedua akademisi tersebut dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya Bali.

Wawali menekankan bahwa gelar akademik tertinggi ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan sebuah tanggung jawab intelektual dan dedikasi moral untuk terus berkarya, membimbing generasi muda, serta berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.

“Gelar akademik tertinggi ini bukan sekedar capain personal, melainkan sebuah tanggung jawab intelektual dan dedikasi moral untuk terus berkarya, membimbing generasi muda, serta memberi kontribusi bagi kemajuan masyarakat,” ungkap I Kadek Agus Arya Wibawa.

Wawali juga menyoroti tema yang diusung dalam acara tersebut, “Karma Citta Waskita”, yang bermakna kejernihan dan kecerdasan budi sebagai dasar kreativitas dan pandangan visioner—prinsip yang sangat relevan dengan tantangan era digital dan global saat ini.

BACA JUGA:  Pemerintah Impor Dua Juta Ton Beras Thailand

Komitmen Pemkot dan ISI Bali sebagai Pusat Keunggulan

Wawali Arya Wibawa menegaskan komitmen Pemkot Denpasar untuk terus bersinergi dengan seluruh lembaga pendidikan, khususnya ISI Bali, dalam mewujudkan Denpasar sebagai kota budaya, kreatif, dan berdaya saing global.

“Para guru besar yang baru dikukuhkan hari ini kami harapkan dapat menjadi obor pengetahuan yang menerangi perjalanan akademik mahasiswa, serta menjadi nakhoda pemikiran yang memandu perkembangan seni, budaya, dan ilmu pengetahuan Bali,” terang Arya Wibawa.

BACA JUGA:  Truk Ringsek Hantam Pohon Perindang Sopir Selamat

Rektor ISI Bali, Prof. Dr. I Wayan Adnyana, S.Sn., M.Sn., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pengukuhan ini merupakan mimbar pengakuan dan penghormatan atas kinerja intelektual dan dedikasi keilmuan yang panjang. Ia juga menyinggung keberhasilan transformasi ISI Denpasar menjadi ISI Bali pada Februari 2025 lalu yang kini telah meraih akreditasi unggul.

Selain pengukuhan, kedua guru besar anyar ini juga menyampaikan Orasi Ilmiah dengan tema terkait pengkajian seni dan budaya, menegaskan dedikasi keilmuan mereka selama lebih dari 30 tahun.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: