Sinergi Bali-Pusat: Gubernur Koster dan Menteri Imipas Perketat Pengawasan Orang Asing
Warmadewa Menuju Kelas Dunia: Gandeng Kemendikbudristek Matangkan Program Double Degree
Foto: Unwar Denpasar gelar workshop Double Degree bersama Kemendikbudristek. Langkah strategis menuju World Class University 2034 dan penguatan daya saing global.

DENPASAR, Letternews.net – Universitas Warmadewa (Unwar) semakin serius menapakkan kaki di panggung pendidikan internasional. Melalui Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran (DPPP Unwar), kampus dengan akreditasi Unggul ini menggelar Workshop Pengembangan Program Double Degree di Ruang Sidang Sri Ksari, Gedung Rektorat Unwar, Senin (27/4).
Langkah strategis ini merupakan bagian dari peta jalan (road map) Unwar untuk mewujudkan visi menjadi kampus berkelas dunia (World Class University) pada tahun 2034 mendatang.
Menghadirkan Pakar Nasional
Untuk memastikan kesiapan infrastruktur akademik, Unwar menghadirkan narasumber ahli, Prof. Dr. Paulina Pannen, MLS, yang ditugaskan langsung oleh Direktorat Belmawa, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.
Dalam lokakarya tersebut, Prof. Paulina membedah secara komprehensif mengenai tahapan teknis, indikator keberhasilan, hingga persyaratan regulasi yang ketat dalam menyelenggarakan program gelar ganda dengan mitra luar negeri.
Komitmen Unwar Go Global
Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa double degree adalah kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya saing lulusan di level internasional.
“Sebagai perguruan tinggi swasta dengan akreditasi unggul, kami terus berkomitmen meningkatkan daya saing global. Program double degree adalah langkah konkret untuk memberikan nilai tambah bagi mahasiswa kami agar siap berkompetisi secara global,” ujar Prof. Pandit.
Ia berharap melalui workshop ini, para pimpinan fakultas dan prodi di lingkungan Unwar memiliki kesamaan visi dan pemahaman teknis untuk segera merealisasikan kerja sama internasional yang berdampak nyata bagi kualitas pendidikan.
Editor: Rudi.







