Viral Video Oknum Remaja di Karangasem: Pengamat Sosial Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Siswa

 Viral Video Oknum Remaja di Karangasem: Pengamat Sosial Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Siswa

Foto: Ilustrasi Video Panas

KARANGASEM, Letternews.net – Publik di wilayah Bali Timur kembali dihebohkan dengan beredarnya informasi terkait dugaan tindakan asusila yang melibatkan oknum pelajar tingkat menengah atas. Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, pasangan remaja tersebut diduga melakukan tindakan tidak terpuji di sebuah rumah pribadi dengan dalih sedang mengerjakan tugas kegiatan ekstrakurikuler.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para pemangku kepentingan pendidikan dan orang tua mengenai celah pengawasan pada kegiatan di luar jam sekolah formal.

BACA JUGA:  Elektabilitas Ganjar Pranowo Makin Kokoh 

Dampak Literasi Digital yang Rendah

Selain tindakan fisik, beredarnya rekaman digital dari kejadian tersebut menambah daftar panjang kasus pelanggaran UU ITE di kalangan remaja. Penggunaan perangkat gawai yang tidak dibarengi dengan literasi digital dan pemahaman moral seringkali menjerumuskan pelajar ke dalam masalah hukum yang serius.

Tokoh pendidikan setempat menghimbau agar para orang tua tidak mudah percaya begitu saja pada alasan kegiatan tambahan di luar sekolah tanpa melakukan kroscek kepada pihak guru atau pembina terkait.

BACA JUGA:  Lobi Pusat di Jayasabha: Gubernur Koster Desak Percepatan Infrastruktur, Komisi V DPR RI Sebut Bali Harus Dibangun Secara Khusus

Edukasi Karakter adalah Kunci

Kasus ini mencerminkan perlunya penguatan pendidikan karakter dan edukasi seksual sejak dini secara tepat. Remaja di usia SMA berada pada fase pencarian jati diri yang rentan terhadap pengaruh lingkungan jika tidak dibekali dengan batasan etika dan norma budaya yang kuat.

Pihak berwenang diharapkan dapat mengambil langkah persuasif dan pembinaan bagi oknum yang terlibat, sembari memastikan bahwa konten-konten negatif tersebut tidak terus tersebar luas yang dapat merusak masa depan para pelajar tersebut.

Editor:Rudi.

.

Bagikan: