Tragedi di Panjer: Pegawai Gereja Tewas Terjebak Api di Jalan Tukad Gangga, Diduga Tak Dengar Kebakaran karena Gunakan Headset
Foto: Kebakaran maut terjadi di Jl. Tukad Gangga, Panjer, Denpasar. Gerson Mengidima (29) tewas terjebak di lantai dua. Simak kronologi lengkap saksi mata di sini.

DENPASAR, Letternews.net – Suasana tenang di kawasan Panjer, Denpasar Selatan, mendadak berubah menjadi mencekam pada Kamis malam (08/01/2026). Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan Tukad Gangga, Gang Tirta Gangga No. 6, ludes dilalap si jago merah. Peristiwa memilukan ini merenggut nyawa seorang pemuda yang terjebak di dalam bangunan saat api membesar.
Korban teridentifikasi bernama Gerson Mengidima alias Geri (29). Korban merupakan pegawai di Gereja GPIB Maranatha Denpasar yang saat kejadian berada di lantai dua rumah tersebut.
Kronologi Kejadian: Saksi Sempat Lihat Korban Tertidur
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Viktor, sebelum api muncul dirinya sempat naik ke lantai dua bangunan tersebut. Saat itu, ia melihat Geri sedang tertidur pulas dengan perangkat headset yang masih terpasang di telinganya.
“Saksi kemudian turun ke lantai satu untuk mengecek kondisi dapur dan memastikan kompor gas aman. Namun, tidak berselang lama, api tiba-tiba muncul dari kamar tengah di lantai satu,” ungkap keterangan petugas di lapangan.
Dalam hitungan menit, api yang berasal dari lantai bawah menjalar dengan sangat cepat melalui material bangunan yang mudah terbakar, hingga mengepung seluruh akses jalan keluar.
Terjebak di Lantai Dua
Nahas bagi Geri, posisinya yang berada di lantai dua dan diduga tidak menyadari kemunculan api sejak awal karena menggunakan headset, membuatnya kehilangan waktu krusial untuk menyelamatkan diri. Korban ditemukan meninggal dunia setelah tim pemadam kebakaran berhasil menguasai api yang melahap habis rumah tinggal tersebut.
Warga sekitar sempat berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya sebelum unit Pemadam Kebakaran Kota Denpasar tiba di lokasi. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya penyelamatan mandiri menjadi sangat sulit dilakukan.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan intensif oleh kepolisian dari Polresta Denpasar. Dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik, namun tim Labfor masih akan melakukan olah TKP untuk memastikan asal muasal api.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah (Sanglah) untuk proses lebih lanjut. Tragedi ini menjadi pengingat bagi warga akan pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah tinggal.
Editor: Rudi.








