Kesenian Kontemporer Bali Butuh Panggung Seimbang, Ibu Putri Koster Siapkan Lomba Drama Modern
Sinergi Badung & BI Bali: Amankan Stok Pangan dan Gelar Pasar Murah Jelang Nyepi – Lebaran 2026
Foto: Pemkab Badung bersama Bank Indonesia perkuat sinergi TPID jelang Nyepi dan Idulfitri 2026. Fokus pada stabilitas harga cabai, beras, hingga paket pangan stunting.

MANGUPURA, Letternews.net – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Badung bergerak cepat memperkuat sinergi pengendalian inflasi. Melalui High Level Meeting (HLM) TPID yang digelar di Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala, Kamis (5/3/2026), Pemkab Badung bersama Bank Indonesia (BI) menyusun strategi khusus untuk menjaga daya beli masyarakat.
Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, yang memimpin langsung rapat tersebut, memberikan apresiasi atas soliditas tim dalam menjaga stabilitas harga selama masa kepemimpinannya bersama Bupati I Wayan Adi Arnawa. Namun, ia memberikan instruksi khusus terkait komoditas yang kerap menjadi “langganan” pemicu inflasi.
“Kita butuh solusi permanen, terutama untuk komoditas cabai yang sering kali menyumbang inflasi tinggi. Semangat gotong-royong antarperangkat daerah harus diperkuat agar stabilitas harga tetap terjaga,” tegas Wabup Bagus Alit Sucipta.
Strategi ‘Quick Wins’ Jelang Hari Raya
Merespons arahan tersebut, sejumlah dinas terkait telah menyiapkan langkah taktis (quick wins):
-
Pasar Murah: Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan menjadwalkan pasar murah menjelang Nyepi dan Idulfitri.
-
Gerakan Pangan Murah (GPM): Dinas Pertanian dan Pangan berkolaborasi dengan Bulog serta Perumda Mangu Giri Sedana (MGS).
-
Intervensi Stunting: Dinas Perikanan akan mendistribusikan 200 paket olahan ikan minggu depan guna mendukung program penanganan stunting.
Badung Jadi Kunci Inflasi Bali
Deputi Kepala Perwakilan BI Bali, Ronald D. Parluhutan, menyoroti bahwa Badung memegang peranan krusial karena memiliki bobot 23,6% dalam penghitungan inflasi Bali. “Secara historis, permintaan menjelang Nyepi dan Ramadan selalu meningkat. HLM hari ini adalah langkah vital untuk memastikan sinergi lintas sektor berjalan optimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Badung, I Made Agus Aryawan, melaporkan inflasi Badung pada Februari 2026 tercatat sebesar 1,04% (mtm). Angka ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan lonjakan permintaan pasar. Senada dengan hal itu, Kepala BPS Badung, Made Bimbo Abdi Suardika, mengingatkan agar perangkat daerah mewaspadai kenaikan harga pada beras, daging ayam ras, bawang merah, hingga canang sari.
Ekosistem Ketahanan Pangan
Untuk menjamin pasokan, Dirut Perumda MGS, Kompiang Gede Pasek Wedha, memaparkan skema bisnis yang mengintegrasikan petani hingga perbankan. Salah satu langkah konkretnya adalah menjalin Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan PT Food Station Tjipinang untuk memastikan ketersediaan stok beras di Badung aman.
Pihak Bulog yang diwakili Manajer Supply Chain, Eko Yudi Miranto, juga memastikan stok beras, jagung, dan minyak goreng dalam kondisi aman untuk mendukung Gerakan Pangan Murah di seluruh wilayah Badung.
Penulis: Oka
Editor: Rudi







