Pramuka: Lebih dari Sekadar Ekstrakurikuler, Ini Bekal Kehidupan

 Pramuka: Lebih dari Sekadar Ekstrakurikuler, Ini Bekal Kehidupan

Foto: Rudianto, Pembina Pramuka di SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar saat latihan 

DENPASAR, Letternews.net – Di mata sebagian siswa dan orang tua, kegiatan Pramuka sering dianggap sebagai kewajiban yang membebani. Namun, bagi Rudianto, seorang Pembina Pramuka di SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, pandangan tersebut keliru. Menurutnya, Pramuka bukan beban, melainkan bekal berharga untuk menghadapi tantangan kehidupan.

BACA JUGA:  Pramuka Buleleng Hadirkan Siniar dan Pelatihan Digital untuk Bentengi Generasi Muda dari Hoaks

Kegiatan Pramuka bukan sekadar mendirikan tenda atau baris-berbaris. Lebih dari itu, Pramuka adalah wadah untuk menempa karakter, melatih kemandirian, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab. Melalui kegiatan di alam terbuka, siswa diajarkan untuk bertahan dalam situasi sulit, memecahkan masalah, dan bekerja sama dalam tim.

“Di Pramuka, kami tidak hanya mengajarkan tali-temali atau sandi morse. Kami menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, dan gotong royong,” ujar Rudianto.

Nilai-nilai ini sangat relevan dan dibutuhkan di masa depan. Kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, dan beradaptasi adalah keterampilan yang tidak diajarkan di dalam kelas, tetapi menjadi kunci kesuksesan di dunia kerja.

BACA JUGA:  WBP Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Diberikan Pendidikan Kepramukaan

Rudianto berharap, siswa dan orang tua dapat melihat Pramuka sebagai investasi jangka panjang. “Setiap tantangan dalam Pramuka adalah pelajaran berharga. Ini bukan beban, melainkan bekal yang akan membantu mereka menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi segala rintangan,” tutupnya.

Editor: Lilla.

.

Bagikan: