Targetkan Juara Umum Porprov 2027, Wawali Arya Wibawa Buka Rakerkot KONI Denpasar 2026
Posyandu Paripurna Tahap Kedua Densel Resmi Ditutup: Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Dorong Transformasi Posyandu Menjadi Pusat Layanan Terpadu 6 SPM Mulai 2026
Foto: Posyandu Paripurna Tahap Kedua di Densel ditutup Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa (8/12). Diumumkan Posyandu bertransformasi jadi Pusat Layanan Terpadu 6 SPM mulai Jan 2026. Fokus Stunting & sinergitas Kader PKK. Lurah Sesetan berkomitmen jaga layanan kesehatan berkelanjutan.

DENPASAR, Letternews.net – Rangkaian kegiatan Posyandu Paripurna Balita, Ibu Hamil, dan Lansia Kota Denpasar Tahap Kedua di Kecamatan Denpasar Selatan (Densel) resmi ditutup pada Senin (8 Desember 2025). Acara penutupan dilakukan oleh Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, di dua lokasi berbeda: Banjar Pembungan, Kelurahan Sesetan, dan Banjar Peken, Kelurahan Serangan.
Dalam kegiatan yang dihadiri total puluhan Lansia, Balita, dan Ibu Hamil ini, Ny. Ayu Kristi menekankan pentingnya sinergitas antara TP PKK dan Kader Posyandu sebagai dasar utama dalam memberikan layanan kesehatan, sekaligus mengumumkan langkah besar transformasi Posyandu Kota Denpasar.
Transformasi Posyandu: Menjadi Pusat Pelayanan Terpadu 6 SPM
Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan terima kasih atas peran aktif Kader PKK dan partisipasi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Posyandu Paripurna ini menjadi wadah monitoring dini masalah masyarakat, dan ke depan, peran Posyandu akan diperluas secara signifikan.
Mulai Januari 2026, Posyandu di Kota Denpasar akan bertransformasi dari sekadar layanan kesehatan dasar menjadi Pusat Pelayanan Terpadu yang mencakup Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Bidang SPM yang akan dicakup meliputi:
-
Kesehatan
-
Pendidikan
-
Pekerjaan Umum
-
Perumahan Rakyat
-
Sosial
-
Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas)
“Posyandu Paripurna ini sebagai wadah memonitor secara dini masalah yang ada di masyarakat, tidak hanya terkait masalah kesehatan tapi juga ranah sosial dan lainnya,” ujar Ny. Ayu Kristi.
Ia berharap masyarakat dapat melaporkan permasalahan yang meliputi enam SPM ini, yang kemudian akan diteruskan Kader Posyandu ke Perbekel/Lurah, Camat, dan OPD terkait, menciptakan sinergitas pelayanan yang berkelanjutan.
Fokus Penurunan Stunting dan Komitmen Keberlanjutan
Lurah Sesetan, Wayan Gede Gita Prayudi, yang turut mendampingi kegiatan, menjelaskan bahwa Posyandu rutin dilakukan di wilayahnya dengan pendampingan Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama Posyandu adalah pemantauan dan upaya penurunan angka Stunting di Kota Denpasar.
“Harapan kami kegiatan posyandu ini dilaksanakan berkelanjutan dan membawa dampak positif bagi warga kami, utamanya fokus kegiatan seperti menurunkan angka stunting di Kota Denpasar,” kata Wayan Gede Gita Prayudi.
Kegiatan penutupan di Banjar Peken, Kelurahan Serangan, juga diwarnai dengan pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi peserta. Turut mendampingi dalam kegiatan ini Ketua TP-PKK Kecamatan Denpasar Selatan, Ida Ayu Alit Maharatni Purwanasara, beserta jajaran TP. PKK Kota Denpasar.
Editor: Rudi.








