Targetkan Juara Umum Porprov 2027, Wawali Arya Wibawa Buka Rakerkot KONI Denpasar 2026
Posyandu Paripurna Desa Sumerta Kauh Resmi Ditutup: Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Dorong Pelayanan Mandiri dan Cakupan 6 SPM sebagai Solusi Masalah Sosial Komunitas
Foto: Posyandu Paripurna Desa Sumerta Kauh resmi ditutup (7/12). Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dorong Posyandu cakup 6 SPM (Kesehatan-Sosial) dan berjalan mandiri. Perbekel I Wayan Sentana tegaskan kesiapan masyarakat Sumerta Kauh jaga keberlanjutan layanan kesehatan dasar.

DENPASAR, Letternews.net – Rangkaian kegiatan Posyandu Paripurna di Dusun Eka Dharma, Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur, secara resmi ditutup pada Minggu (7/12). Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris I TP Posyandu sekaligus Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.
Penutupan ini menandai keberhasilan program yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan dasar, sekaligus memberikan arahan penting mengenai peran Posyandu ke depan.
Posyandu Mampu Tangani 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan peserta atas terselenggaranya kegiatan dengan baik. Ia menekankan bahwa ke depan, Posyandu diharapkan mampu mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang lebih luas, meliputi: kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan ketentraman.
Ia mendorong masyarakat untuk melihat Posyandu sebagai pusat pelaporan dan penanganan masalah sosial di lingkungan mereka.
“Apapun permasalahan yang ada di lingkungan Dusun Eka Dharma ini bisa dilaporkan di posyandu. Contohnya misalkan ada lansia atau anak-anak terlantar, nah itu bisa dilaporkan ke posyandu,” ungkap Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa.
Ia berharap tujuan Posyandu Paripurna terwujud: meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pelayanan kesehatan dasar secara berkelanjutan.
Siap Melangkah Mandiri dan Jaga Keberlanjutan Layanan
Perbekel Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana, mengungkapkan rasa syukur dan kesiapan desa untuk melanjutkan program ini. Ia menegaskan, Posyandu telah terbukti tidak hanya memberikan layanan kesehatan bagi ibu hamil, balita, dan lansia, tetapi juga berfungsi sebagai sarana berkumpul, berbagi cerita, dan mempererat hubungan sosial.
Sentana memastikan, meskipun kegiatan Posyandu Paripurna telah ditutup, masyarakat Desa Sumerta Kauh siap melaksanakannya secara mandiri demi menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan wilayah kami kembali ditunjuk untuk pelaksanaan Posyandu Paripurna. Setelah kegiatan ini ditutup, kami siap melaksanakannya secara mandiri demi menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan ini,” kata I Wayan Sentana.
Turut hadir mendampingi dalam penutupan ini Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, Sekretaris II TP Posyandu, Tresna Yasa, serta Kepala Dusun Eka Dharma, I Dewa Putu Jaya.
Editor: Rudi.








