Petugas Sampah Geruduk Kantor Gubernur Bali, Minta Solusi Akses TPA Suwung

 Petugas Sampah Geruduk Kantor Gubernur Bali, Minta Solusi Akses TPA Suwung

Foto: Motor roda tiga atau mocin pengangkut sampah memadati halaman depan Kantor Gubernur Bali di Denpasar pada Senin (4/8)

Denpasar, Letternews.net – Belasan sepeda motor roda tiga atau mocin pengangkut sampah memadati halaman depan Kantor Gubernur Bali di Denpasar pada Senin (4/8). Kedatangan mereka disertai bau tak sedap yang menyengat, sebagai bentuk protes atas penutupan akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Suwung sejak 1 Agustus 2025.

BACA JUGA:  575 Personel Polda Bali Disiagakan Antisipasi Hari Buruh

Para petugas pengangkut sampah ini, yang berasal dari Depo dan Batuyang, Denpasar, mengaku tidak berdemonstrasi, melainkan mencari solusi atas masalah yang mereka hadapi. Mereka bingung ke mana lagi harus membuang sampah yang mereka kumpulkan dari masyarakat.

“Kami bukan demo, tapi minta solusi. Ke mana kami harus buang sampah?” ujar Wayan Sanu, salah satu petugas.

Sanu berharap pemerintah provinsi dapat mengembalikan kebijakan seperti semula. Ia juga mempertanyakan perbedaan perlakuan antara mereka dan truk swakelola yang masih diperbolehkan membuang sampah di TPA.

“Kami harap kembalikan seperti dulu lagi,” pintanya. “Truk swakelola bisa buang sampah ke TPA, kok kami tidak bisa?”

BACA JUGA:  Tingkatkan Daya Saing, OJK Bali Dorong BPR/BPRS Perkuat Permodalan

Sanu menekankan bahwa mereka membantu pemerintah mengelola sampah masyarakat. Ia merasa dipersulit, padahal perannya sangat penting.

“Masak sampah masyarakat diperketat, sedangkan sampah negara dipelihara? Kami sebenarnya membantu pemerintah, tapi kenapa kami dipersulit,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kehutanan Lingkungan Hidup, Made Rentin, belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan. Aksi ini menjadi sorotan, mengingat pentingnya peran para petugas sampah dalam menjaga kebersihan lingkungan di Denpasar.

Editor: Anto

.

Bagikan: