Pangdam IX/Udayana Bangga: Prajurit Yonif 744/SYB Lumpuhkan Anggota OPM di Intan Jaya, Senjata Organik Diamankan

 Pangdam IX/Udayana Bangga: Prajurit Yonif 744/SYB Lumpuhkan Anggota OPM di Intan Jaya, Senjata Organik Diamankan

Foto: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto

DENPASAR, Letternews.net – Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga atas prestasi gemilang yang ditorehkan prajurit Yonif 744/SYB dalam tugas operasi di wilayah Intan Jaya, Papua. Keberhasilan ini merupakan buah dari profesionalisme dan keberanian luar biasa tim gabungan TNI di medan laga.

Operasi terukur tersebut dilakukan menyusul kontak tembak yang terjadi antara personel TNI saat melaksanakan infiltrasi menuju TK Jalai dengan kelompok bersenjata pimpinan Apeni Kobogau di jalur Sugapa-Jalai, Kabupaten Intan Jaya, Minggu (01/02/2026).

BACA JUGA:  Paslon Koster-Giri Dapatkan Nomor Urut Dua di Kontestasi Pilgub Bali 2024

Dua Anggota OPM Tewas, Senjata SKS Disita

Dalam operasi yang melibatkan dukungan jajaran Mandala, BAIS TNI, serta Operator Drone dari Yonif 631 dan Yonif 712 ini, tim gabungan berhasil melumpuhkan kekuatan lawan. Dua anggota kelompok bersenjata (OPM) dinyatakan tewas dalam kontak senjata tersebut.

Aparat juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting dari lokasi kejadian, di antaranya:

  • 1 Pucuk senjata api organik laras panjang jenis SKS.

  • 4 Butir munisi kaliber 7,62 mm.

  • 1 Unit telepon genggam beserta pengisi daya.

  • Atribut OPM: 1 Bendera Bintang Kejora dan 1 buah busur panah.

“Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Keberhasilan ini menunjukkan loyalitas, keberanian, dan profesionalisme prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah rawan konflik,” tegas Mayjen TNI Piek Budyakto di Denpasar, Senin (02/02/2026).

BACA JUGA:  Apresiasi Wajib Pajak Taat Bayar Secara Digital, Pemkot Denpasar Berikan Reward 8 Unit Motor Listrik

Nihil Korban dari Pihak TNI

Pangdam menegaskan bahwa dalam kontak tembak tersebut, tidak terdapat korban jiwa dari pihak TNI. Hal ini membuktikan bahwa perencanaan operasi dilakukan secara matang dengan disiplin tempur yang tinggi.

Meski meraih keberhasilan, Mayjen TNI Piek Budyakto mengingatkan seluruh prajurit untuk tidak lengah. Ia meminta jajarannya tetap menjaga kewaspadaan tingkat tinggi, menjunjung tinggi prosedur operasi (SOP), serta terus memperkuat sinergi antarsatuan demi keberhasilan tugas-tugas mendatang di bumi Cenderawasih.

Editor: Rudi.

.

Bagikan: