Targetkan Juara Umum Porprov 2027, Wawali Arya Wibawa Buka Rakerkot KONI Denpasar 2026
Ngerastiti Haluan Bali 100 Tahun: Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Suci di Pura Agung Jagatnatha
Foto: Pemkot Denpasar gelar persembahyangan Ngerastiti Haluan Pembangunan Bali 2025-2125 di Pura Jagatnatha. Mohon restu untuk visi 100 tahun Bali. Cek selengkapnya!

DENPASAR, Letternews.net – Mengawali langkah panjang visi masa depan Pulau Dewata, Pemerintah Kota Denpasar menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Ngerastiti Haluan Pembangunan Bali Era Baru 2025–2125. Upacara khidmat ini dipusatkan di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Rabu (24/12/2025), bertepatan dengan hari suci Buda Kliwon Pahang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj.) Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, pimpinan OPD, serta perwakilan organisasi keagamaan seperti WHDI dan PHDI Kota Denpasar.
Menyucikan Visi 100 Tahun Bali
Pj. Sekda Eddy Mulya menjelaskan bahwa persembahyangan ini bertujuan untuk menyucikan dokumen Pangeling-eling dan Dharma Pamiteket terkait Haluan Pembangunan Bali Masa Depan. Hal ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Bali dan implementasi Perda No. 4 Tahun 2023.
“Upacara ini adalah bentuk dukungan spiritual agar seluruh proses pembangunan Bali selama 100 tahun ke depan berjalan lancar, suci, dan sesuai harapan. Kita memohon restu agar pembangunan tetap berlandaskan pada pelestarian alam dan budaya Bali,” ujar Eddy Mulya.
Momentum Buda Kliwon Pahang (Pegat Wakan)
Pemilihan waktu persembahyangan pada Buda Kliwon Pahang memiliki makna mendalam. Kabag Kesra Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, menjelaskan bahwa hari ini merupakan Pegat Wakan, penutup rangkaian suci Hari Raya Galungan.
“Untuk Denpasar kami pusatkan di Pura Jagatnatha, sementara tingkat provinsi di Pura Besakih. Kami juga memohon harmonisasi alam, mengingat faktor cuaca dan curah hujan saat ini agar tidak menghambat pembangunan,” jelasnya.
Selain di tingkat kota yang melibatkan sekitar 350 peserta dari berbagai unsur termasuk Griya, aksi Ngerastiti ini juga dilaksanakan serentak di seluruh desa adat, kelurahan, dan desa di wilayah Kota Denpasar.
Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal
Visi Haluan Pembangunan Bali 2025-2125 menekankan pada keseimbangan pembangunan fisik dan penataan ruang yang tetap teguh pada pakem Bali. Pemkot Denpasar berkomitmen agar setiap jengkal pembangunan ke depan tetap berpedoman pada kearifan lokal, termasuk penerapan konsep Asta Kosala Kosali.
Diharapkan melalui persembahyangan ini, transisi menuju Bali Era Baru dapat membawa kemakmuran bagi masyarakat tanpa mencabut akar budaya yang telah menjadi jati diri masyarakat Bali.
Editor: Rudi.








