Mural Scout Competition Meriahkan Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Bali

 Mural Scout Competition Meriahkan Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Bali

Foto: Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Prof. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si saat membuka acara

Denpasar, Letternews.net – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 Tingkat Daerah Bali Tahun 2025, Kwartir Daerah (Kwarda) Bali menggelar acara spesial, yaitu Mural Scout Competition. Acara ini menjadi ajang kreativitas bagi para anggota Pramuka untuk menyalurkan bakat seni mereka sambil merayakan semangat kepanduan.

BACA JUGA:  Pasar Modal Indonesia Semakin Diminati, Strategi Mengoptimalkan Cuan dari Investasi Saham

Kompetisi ini berlangsung pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di Sanggar Bakti Pramuka Kwarda Bali, Jalan Kapten Tantular No. 11, Renon, Denpasar. Dengan mengusung tema “Pramuka itu Cinta Alam dan Kasih Sayang sesama Manusia,” para peserta diajak untuk menerjemahkan nilai-nilai Dasa Darma dalam bentuk karya visual yang artistik dan penuh makna.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Prof. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si., yang akrab disapa Cok Ace, membuka acara ini secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan kreatif seperti ini untuk menumbuhkan karakter positif dalam diri anggota Pramuka.

Bagus Hariyadi, selaku Koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya tentang memperebutkan hadiah, tetapi juga tentang bagaimana Pramuka dapat mengekspresikan diri dan menginspirasi orang lain. “Kami berharap melalui mural ini, pesan-pesan moral Pramuka bisa tersampaikan ke masyarakat luas secara lebih menarik,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bambang Soesatyo ajak elemen bangsa hormati putusan MK

Para peserta bersaing untuk memperebutkan hadiah menarik, termasuk piala, piagam, dan uang tunai jutaan rupiah. Namun, lebih dari itu, ajang ini diharapkan dapat memotivasi anggota Pramuka untuk lebih kreatif sekaligus menginspirasi masyarakat tentang pentingnya menjaga alam dan memupuk kasih sayang antar sesama. Kompetisi ini menjadi bukti bahwa semangat Pramuka tetap relevan dan bisa disalurkan melalui berbagai media, termasuk seni.

Editor: Anto.

.

Bagikan: