Lobi Strategis di Jayasabha: Gubernur Koster Desak Bappenas Percepat Tol Gilimanuk-Mengwi dan Peningkatan 3 Pelabuhan Bali
Foto: Gubernur Koster lobi Menteri PPN Rachmat Pambudy di Jayasabha untuk percepatan Tol Gilimanuk-Mengwi dan peningkatan pelabuhan guna urai kemacetan Bali.

DENPASAR, Letternews.net – Gubernur Bali, Wayan Koster, menerima kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, di Kediaman Resmi Gedung Jayasabha, Denpasar, Rabu (11/2/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi momentum penting bagi Bali untuk mengamankan dukungan pusat dalam percepatan infrastruktur darat dan laut guna mendukung ekonomi yang tengah tumbuh pesat.
Didampingi Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, Gubernur Koster memaparkan performa impresif ekonomi Bali tahun 2025. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Bali mencapai 5,82 persen, naik signifikan dari tahun sebelumnya. Pendapatan per kapita krama Bali pun melonjak menjadi Rp72,66 juta.
Fokus Urai Kemacetan: Tol dan Distribusi Logistik Laut
Kepada Menteri Pambudy, Gubernur Koster menegaskan bahwa kunci pemerataan ekonomi Bali Utara, Timur, dan Barat adalah kepastian infrastruktur. Poin utama yang ditekankan adalah keberlanjutan Tol Gilimanuk-Mengwi sepanjang 96,84 km.
“Kami butuh kepastian keberlanjutan jalan tol ini untuk mengurai kemacetan kronis di jalur utama,” tegas Koster.
Selain darat, Gubernur Koster mengusulkan strategi revolusioner untuk mengurangi beban jalan raya dengan memperkuat jalur laut. Ia meminta pusat mendukung peningkatan kapasitas tiga pelabuhan strategis:
-
Pelabuhan Celukan Bawang (Untuk logistik dari arah Ketapang).
-
Pelabuhan Amed.
-
Pelabuhan Kusamba (Untuk menangani logistik Bali Timur).
“Jika tiga pelabuhan ini diperkuat, kendaraan logistik besar tidak perlu lagi memadati jalan darat. Ini solusi jangka panjang mengurai kemacetan Bali,” imbuhnya.
Respon Cepat Menteri PPN: Bali adalah Cermin Indonesia
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, memberikan sinyal positif yang luar biasa. Ia menegaskan bahwa pembangunan Bali adalah prioritas nasional karena Bali merupakan wajah atau “cermin” Indonesia di mata dunia.
“Sesuai permintaan Bapak Gubernur, kami akan memprioritaskan pengembangan infrastruktur Bali, baik darat, laut, udara, hingga digitalisasi,” ujar Menteri Pambudy. Sebagai bentuk keseriusan, di tengah pertemuan, Menteri Pambudy langsung menghubungi beberapa menteri terkait melalui telepon untuk mengoordinasikan usulan tersebut.
Pertanian Organik dan Harapan Super Hub Ekraf
Selain infrastruktur, pertemuan juga membahas penguatan sektor pertanian organik dan kemandirian bawang putih lokal. Sementara itu, Ibu Putri Koster menyampaikan aspirasi agar Bali dapat dikembangkan menjadi Super Hub pemasaran produk kerajinan nasional, mengingat posisi strategis Bali sebagai etalase produk ekraf global.
Editor: Rudi.







