Kesenian Kontemporer Bali Butuh Panggung Seimbang, Ibu Putri Koster Siapkan Lomba Drama Modern
KPK Sita Miliaran Rupiah Hasil Pemerasan Perangkat Desa di Pati: Dari Karung Kini Terpajang di Meja Penyidik
Foto: KPK amankan barang bukti uang miliaran rupiah diduga hasil pemerasan Bupati Pati Sudewo. Plt Deputi Penindakan KPK ungkap uang awalnya disimpan dalam karung.

JAKARTA, Letternews.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menunjukkan barang bukti uang tunai dalam jumlah fantastis yang diduga merupakan hasil pemerasan oleh Bupati Pati, Sudewo. Uang tersebut diduga kuat berasal dari setoran para calon perangkat desa di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, untuk memuluskan jabatan mereka.
Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Merah Putih, penyidik menunjukkan tumpukan uang yang telah tertata rapi. Namun, fakta mengejutkan terungkap mengenai cara awal uang tersebut disimpan sebelum disita oleh lembaga antirasuah.
Modus “Packing” Ulang: Dari Karung ke Meja KPK
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membeberkan bahwa saat ditemukan, kondisi uang tersebut jauh dari kata rapi. Para pelaku diduga menggunakan cara konvensional untuk menampung uang hasil pemerasan dari para korban.
“Ini terlihat rapi karena sudah di-packing ulang ya. Sebelumnya itu ditaruh di karung,” ungkap Asep Guntur Rahayu saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa.
Perubahan kemasan dari karung menjadi bungkusan plastik transparan yang rapi ini dilakukan penyidik untuk mempermudah proses penghitungan dan validasi sebagai barang bukti dipersidangan.
Dugaan Pemerasan Massal Calon Perangkat Desa
Kasus yang menjerat Sudewo ini menjadi sorotan tajam di Jawa Tengah, khususnya di kawasan Pati. Bupati Sudewo diduga memanfaatkan kewenangannya untuk menarik pungutan liar kepada warga yang ingin mengabdi sebagai perangkat desa.
Hingga saat ini, KPK terus melakukan pengembangan untuk melihat sejauh mana aliran dana ini mengalir, termasuk potensi keterlibatan pejabat dinas terkait atau makelar jabatan di tingkat lokal.
Peringatan Keras Bagi Pejabat Daerah
Penyitaan uang dalam karung ini menjadi simbol betapa masifnya praktik korupsi di tingkat akar rumput. KPK menegaskan bahwa pengisian jabatan publik, termasuk perangkat desa, harus dilakukan secara transparan tanpa ada mahar politik atau biaya “pelicin”.
Saat ini, status Bupati Pati Sudewo dan sejumlah pihak yang terlibat tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk proses hukum lebih lanjut.
Editor: Rudi.







