
DENPASAR, Letternews.net – Upaya masif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan antibiotik secara bijak dan bertanggung jawab, sekaligus langkah pencegahan terhadap ancaman Resistensi Antimikroba (Antimicrobial Resistance atau AMR), menjadi sorotan utama dalam gelaran Self-Care AMRun 2026 di Taman Inspirasi Muntig Siokan, Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, Minggu (1/11/2026) pagi.
Kegiatan olahraga lari pagi edukatif yang dikemas dalam Self-Care AMRun 2026 ini diselenggarakan secara khusus dalam rangka memperingati rangkaian Hari Kesadaran AMR Sedunia (World AMR Awareness Week / WAAW) 2026.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., yang hadir langsung memimpin kegiatan, menegaskan bahwa resistensi antimikroba merupakan ancaman kesehatan global yang nyata dan mendesak untuk segera dicegah bersama.
“Antimikroba resisten itu merupakan ancaman nyata. Karena menjadi ancaman nyata, bisa menyebabkan apa yang kita sebut dengan silent pandemic. Oleh karena itu lewat lari pagi, kemudian kita lakukan kegiatan yang sifatnya edukasi seperti ini, kesadaran publik itu akan semakin tinggi,” ungkap Prof. Taruna Ikrar di hadapan ratusan peserta di Pantai Mertasari, Minggu (1/11/2026).
Prof. Taruna Ikrar menjelaskan lebih lanjut bahwa resistensi antimikroba adalah kondisi ketika mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit mengalami perubahan genetik, sehingga obat-obatan antimikroba (termasuk antibiotik) yang sebelumnya ampuh menyembuhkan infeksi menjadi tidak mempan atau kurang efektif.
Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan jiwa pasien, tetapi juga menjadi tantangan besar dunia medis modern yang memerlukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga medis, hingga kedisiplinan masyarakat pengguna obat.
“Kesehatan itu pada prinsipnya adalah bagian untuk memperkuat dan meningkatkan akses layanan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Itu dua hal yang menjadi inti,” tegas Kepala BPOM.
Melalui pendekatan kreatif seperti Self-Care AMRun 2026, BPOM berharap pesan edukasi kesehatan dapat tersampaikan secara luas ke tengah masyarakat. Masyarakat diimbau agar tidak mengonsumsi antibiotik secara sembarangan tanpa resep dokter, serta selalu mematuhi indikasi dan anjuran dosis dari tenaga kesehatan resmi demi mencegah laju ancaman silent pandemic di Indonesia.